Dunia Squid Game Hadir di Jakarta, Arena Imersif Dibuka 16 Oktober 2026 Penggemar serial Korea Selatan Squid Game tidak lagi hanya dapat menyaksikan permainan menegangkan melalui layar. Mulai 16 Oktober 2026, pengalaman yang terinspirasi dari serial populer Netflix tersebut akan hadir langsung di Jakarta melalui Squid Game: The Experience, sebuah atraksi dalam ruang yang memungkinkan pengunjung masuk ke arena, mengikuti permainan, mengumpulkan skor, berfoto, menikmati makanan bertema, hingga membeli merchandise khusus.
Lokasinya berada di Agora Mall, Thamrin Nine, Jakarta Pusat. Arena tersebut menempati area lebih dari 1.900 meter persegi dan menjadi penyelenggaraan Squid Game: The Experience pertama di kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya, atraksi serupa telah hadir di New York, Madrid, Seoul, London, Sydney, dan Tokyo.
Kehadiran edisi Jakarta dirancang dan diproduksi oleh Kingsmen Xperience bersama Netflix, kemudian dihadirkan secara lokal oleh SideQuest Worlds yang merupakan bagian dari PT Vista Adhya Paragon. Penjualan tiket lebih awal sudah dimulai sejak 31 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB.
Jakarta Menjadi Kota Pertama di Asia Tenggara
Pemilihan Jakarta mempunyai posisi khusus karena Indonesia menjadi pintu pertama ekspansi atraksi tersebut ke Asia Tenggara.
Kingsmen Xperience melihat Jakarta sebagai pasar yang mempunyai basis penggemar kuat sekaligus minat tinggi terhadap hiburan berbasis pengalaman. Anthony Chong selaku Group Chief Executive Kingsmen Creatives mengatakan perusahaan melihat Jakarta sebagai pasar menarik untuk jenis hiburan imersif seperti ini.
Lokasi di pusat Jakarta juga memungkinkan atraksi tersebut membidik pengunjung dari luar kota maupun negara tetangga.
Agora Mall berada di kompleks Thamrin Nine, kawasan yang mempunyai akses ke sejumlah jaringan transportasi publik. Informasi penyelenggara menyebut lokasi dapat dijangkau melalui MRT, LRT, KRL Commuter Line, dan kereta bandara.
Pilihan tersebut membuat pengunjung dari Singapura, Malaysia, maupun kota lain di Indonesia dapat menjadikan Squid Game: The Experience sebagai bagian dari perjalanan menuju Jakarta tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi sepanjang perjalanan.
Arena Lebih dari 1.900 Meter Persegi
Skala Squid Game: The Experience Jakarta cukup besar untuk ukuran atraksi dalam ruang.
Area yang digunakan mencapai lebih dari 1.900 meter persegi. Di dalamnya terdapat enam ruangan bertema yang membawa pengunjung melewati sejumlah bagian pengalaman secara berurutan.
Ruangan tidak hanya berfungsi sebagai lokasi permainan.
Tata cahaya, desain lingkungan, suara, dekorasi, karakter, dan berbagai elemen visual dibuat untuk menyerupai dunia yang selama ini terlihat di serial Squid Game.
Pengunjung akan berpindah dari satu bagian menuju bagian berikutnya sambil menghadapi tantangan yang dirancang untuk kelompok.
Karena seluruh kegiatan dilakukan dalam ruang, penyelenggara juga tidak terlalu bergantung pada kondisi cuaca Jakarta.
Lima Permainan Utama Dijalankan dalam Sekitar Satu Jam
Situs resmi Squid Game: The Experience Jakarta menyebut terdapat lima permainan utama yang dapat dimainkan selama sekitar 60 menit.
Red Light Green Light menjadi salah satu tantangan yang sudah dipastikan hadir. Permainan Round and Round juga disebut sebagai bagian dari pengalaman, bersama sejumlah permainan favorit lain yang dipilih oleh pihak penyelenggara.
Sementara laporan penyelenggaraan Jakarta menyebut keseluruhan satu sesi membutuhkan waktu sekitar 75 menit.
Perbedaan angka tersebut dapat dijelaskan dari pembagian aktivitas. Sekitar 60 menit digunakan untuk lima permainan utama, sedangkan keseluruhan perjalanan pengunjung dapat mencapai sekitar 75 menit setelah memperhitungkan perpindahan ruangan dan elemen pendukung lainnya.
Dengan format demikian, pengunjung tidak sekadar memasuki ruang pamer dan mengambil foto. Mereka benar benar menjadi peserta permainan.
“Menurut penulis, daya tarik terbesarnya berada pada perubahan posisi penonton. Penggemar yang selama ini melihat peserta Squid Game dari sofa kini ditempatkan sebagai pemain yang harus mengambil keputusan sendiri di arena.”
Red Light Green Light Membawa Young Hee ke Arena
Red Light Green Light menjadi salah satu permainan paling mudah dikenali dari Squid Game.
Dalam serial, peserta harus bergerak saat diperbolehkan dan langsung berhenti ketika permainan berubah. Boneka Young Hee menjadi figur utama yang mengawasi pergerakan pemain.
Versi Squid Game: The Experience mempertahankan gagasan dasar tersebut tetapi mengubahnya menjadi hiburan yang dapat dimainkan dengan aman oleh pengunjung.
Penyelenggara menekankan bahwa permainan Jakarta dibuat sebagai kompetisi persahabatan. Artinya, unsur eliminasi yang dikenal dari serial hadir sebagai bagian dari sistem permainan, bukan ancaman fisik terhadap peserta.
Penggunaan sensor, pencahayaan, suara, dan sistem skor memungkinkan ketegangan tetap muncul tanpa meniru bahaya yang ditampilkan dalam tayangan.
Young Hee juga menjadi salah satu objek yang kemungkinan besar paling banyak dicari untuk foto karena desain boneka tersebut telah menjadi ikon Squid Game sejak musim pertama.
Round and Round Menguji Kecepatan Mengambil Keputusan
Permainan lain yang sudah tercantum melalui situs resmi Jakarta adalah Round and Round.
Konsep permainan ini menuntut peserta bergerak mengikuti instruksi dan menemukan kelompok atau posisi yang tepat dalam waktu terbatas.
Berbeda dengan tantangan yang hanya mengandalkan kekuatan fisik, permainan semacam ini lebih banyak membutuhkan perhatian, kecepatan memahami perintah, dan kemampuan membuat keputusan ketika waktu terus berjalan.
Keberadaan beberapa permainan dengan karakter berbeda membuat pengalaman lebih mudah dinikmati oleh kelompok.
Seseorang yang tidak terlalu unggul dalam satu jenis tantangan masih mempunyai kesempatan memperoleh hasil lebih baik dalam permainan berikutnya.
Penyelenggara belum membuka seluruh detail lima permainan sejak awal. Pendekatan tersebut memungkinkan sebagian pengalaman tetap menjadi kejutan bagi pengunjung yang datang pertama kali.
Tidak Perlu Takut Benar Benar Dieliminasi
Nama Squid Game memang identik dengan hukuman ekstrem terhadap peserta yang gagal.
Namun, Squid Game: The Experience dibuat sebagai atraksi hiburan.
Kegagalan dalam permainan berhubungan dengan skor, posisi, atau perjalanan kompetisi di dalam arena. Tidak terdapat elemen berbahaya seperti yang terjadi dalam cerita televisi.
Genta Gitary, Chief Operating Officer PT Vista Adhya Paragon melalui SideQuest Worlds, menjelaskan pengalaman tersebut dirancang agar dapat dinikmati bersama keluarga dan teman dengan format kompetisi yang menyenangkan.
Hal ini penting mengingat pengunjung yang datang tidak semuanya pemain kompetitif.
Sebagian mungkin hanya ingin mengetahui seperti apa rasanya berdiri di depan Young Hee atau memasuki lingkungan yang menyerupai set serial.
Setiap Peserta Bisa Merasakan Posisi sebagai Pemain
Salah satu kekuatan atraksi imersif berada pada kemampuan menghilangkan jarak antara penonton dan cerita.
Dalam Squid Game: The Experience, pengunjung tidak hanya melihat replika kostum di dalam etalase.
Mereka masuk sebagai peserta.
Situs resmi menggunakan gagasan memasuki arena dan bertahan dari eliminasi sebagai bagian utama pengalaman. Pengunjung bermain bersama peserta lain dan memperoleh rangkaian tantangan yang dikendalikan oleh sistem permainan.
Elemen seperti nomor pemain, identitas visual, karakter Pink Guard, Front Man, serta ruangan yang menyerupai serial membantu menciptakan kesan bahwa pengunjung berada dalam bagian tersendiri dari Squid Game.
Bagi penggemar, pengalaman tersebut menawarkan sesuatu yang tidak diberikan hanya dengan menonton ulang episode.
Pink Guard dan Front Man Tetap Menjadi Bagian Penting
Dunia Squid Game sulit dipisahkan dari Pink Guard.
Seragam merah muda dengan topeng hitam berisi simbol lingkaran, segitiga, dan persegi menjadi salah satu desain paling mudah dikenali dari serial Netflix tersebut.
Karakter seperti Pink Guard turut digunakan dalam promosi Squid Game: The Experience Jakarta. Penampilan mereka bahkan sudah terlihat di kawasan Agora Mall menjelang pembukaan atraksi.
Front Man juga menjadi unsur dalam permainan.
Situs resmi menyebut berbagai tantangan seolah dirancang langsung oleh Front Man, mempertahankan gaya komunikasi yang digunakan dalam serial.
Keberadaan karakter ini membantu penyelenggara menciptakan suasana tanpa harus menghadirkan pemeran utama serial secara langsung.
Area Foto Disiapkan untuk Penggemar
Tidak semua bagian pengalaman berhubungan dengan kompetisi.
Setelah melewati permainan, pengunjung juga dapat menemukan area foto khusus dengan latar yang terinspirasi dari Squid Game.
Enam ruang bertema dilengkapi pencahayaan dan tata suara sinematik sehingga area permainan sekaligus menjadi bagian visual dari pengalaman.
Kehadiran spot foto mempunyai peran besar untuk jenis hiburan seperti ini.
Pengunjung dapat membawa pulang dokumentasi bersama teman atau keluarga tanpa harus bergantung hanya pada foto dari luar arena.
Bagi penggemar berat, kesempatan berfoto dekat replika elemen serial dapat menjadi alasan tersendiri untuk datang meskipun tidak terlalu tertarik mengejar skor tertinggi.
Tidak Berhenti Setelah Permainan Selesai
Perjalanan pengunjung masih berlanjut setelah keluar dari rangkaian permainan.
Penyelenggara menyiapkan makanan serta minuman bertema Squid Game. Merchandise eksklusif juga tersedia di lokasi.
Pendekatan tersebut membuat atraksi berfungsi lebih luas daripada permainan selama satu jam.
Pengunjung dapat menghabiskan waktu tambahan setelah menyelesaikan tantangan tanpa harus langsung keluar dari area.
Detail menu makanan dan minuman Jakarta belum seluruhnya diumumkan secara rinci.
Namun, edisi Squid Game: The Experience di sejumlah kota sebelumnya menggunakan elemen kuliner Korea dan menu yang mengambil inspirasi dari karakter maupun permainan di serial.
Versi Jakarta juga disebut akan membawa konsep makanan serta minuman yang dikembangkan sebagai bagian dari pengalaman lokal.
Merchandise Eksklusif Menjadi Bagian dari Atraksi
Squid Game mempunyai identitas visual yang mudah digunakan pada berbagai barang koleksi.
Nomor pemain, simbol Pink Guard, boneka Young Hee, Front Man, kartu permainan, hingga warna khas serial dapat diterapkan pada pakaian dan aksesori.
Merchandise eksklusif menjadi salah satu bagian yang telah dikonfirmasi untuk edisi Jakarta.
Pengunjung yang membeli paket VIP bahkan memperoleh diskon untuk merchandise pilihan.
Karena sebagian barang dibuat untuk lokasi pengalaman, koleksi tersebut dapat berbeda dari merchandise Squid Game yang biasanya ditemukan melalui toko resmi umum.
Bagi kolektor, faktor eksklusivitas semacam ini dapat membuat area toko sama menariknya dengan arena permainan.
Tiket Dibanderol Rp299 Ribu sampai Rp349 Ribu
Harga tiket reguler Squid Game: The Experience Jakarta berada pada kisaran Rp299.000 sampai Rp349.000.
Perbedaan harga bergantung pada hari dan waktu kunjungan.
Penjualan lebih awal dimulai pada 31 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB.
Dengan sistem sesi, pengunjung memilih waktu masuk ketika melakukan pembelian sehingga jumlah peserta dapat diatur untuk setiap periode.
Sistem seperti ini penting karena permainan membutuhkan jumlah peserta tertentu agar dapat berjalan secara teratur.
Pengunjung sebaiknya datang sesuai waktu yang dipilih karena terlambat dapat mengganggu urutan permainan dan kapasitas kelompok berikutnya.
Paket VIP Menambah Biaya Rp149 Ribu
Selain tiket biasa, penyelenggara menawarkan VIP Experience dengan tambahan biaya Rp149.000.
Paket tersebut memberi akses menuju lounge VIP bertema, satu minuman yang terinspirasi dari Squid Game, barang koleksi eksklusif, serta diskon untuk merchandise dan pilihan makanan maupun minuman.
Apabila digabungkan dengan tiket reguler, total biaya kunjungan VIP tentu menjadi lebih tinggi.
Paket ini lebih ditujukan bagi penggemar yang ingin memperpanjang pengalaman setelah permainan utama selesai.
Konsep lounge VIP sendiri mengambil inspirasi dari kelompok VIP dalam serial yang menyaksikan permainan dari posisi khusus.
Perbedaannya, versi atraksi dibuat sebagai fasilitas hiburan tanpa unsur kekerasan dari cerita.
“Paket reguler sebenarnya sudah memberikan inti pengalaman berupa permainan. VIP lebih cocok dilihat sebagai tambahan bagi penggemar yang ingin membawa pulang koleksi dan menikmati area khusus.”
Pengunjung di Bawah 13 Tahun Harus Didampingi Orang Dewasa
Squid Game: The Experience dirancang terutama untuk pengunjung berusia 13 tahun ke atas.
Namun, anak yang berusia di bawah 13 tahun tetap dapat masuk dengan syarat didampingi orang dewasa.
Aturan tersebut berbeda dari serial aslinya yang mempunyai tema kekerasan berat.
Versi atraksi menggunakan permainan yang telah disesuaikan sebagai hiburan dan kompetisi persahabatan.
Orang tua tetap perlu menilai kenyamanan anak masing masing karena desain ruangan, suara, karakter bertopeng, serta atmosfer menegangkan dapat terasa berbeda bagi setiap anak.
Pendampingan memungkinkan orang dewasa membantu anak ketika mengikuti permainan atau merasa tidak nyaman dengan lingkungan tertentu.
Setiap Sesi Memakan Waktu Sekitar 75 Menit
Pengunjung perlu menyediakan waktu setidaknya sekitar 75 menit untuk pengalaman utama.
Atraksi beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 sampai 22.00 WIB.
Waktu tersebut belum tentu termasuk kegiatan tambahan setelah permainan seperti makan, berbelanja merchandise, atau mengambil foto.
Apabila ingin menikmati seluruh area tanpa terburu buru, pengunjung dapat menyediakan waktu kunjungan lebih panjang.
Jadwal sampai malam juga memberi fleksibilitas untuk pekerja maupun pengunjung yang ingin datang setelah aktivitas di pusat kota selesai.
Karena lokasinya berada dalam pusat perbelanjaan, kegiatan sebelum atau sesudah mengikuti permainan juga relatif mudah diatur.
Agora Mall Dipilih sebagai Lokasi Permanen Selama Penyelenggaraan
Agora Mall berada dalam kawasan Thamrin Nine yang menempati salah satu bagian pusat bisnis Jakarta.
Kehadiran Squid Game: The Experience menambah jenis hiburan berbasis lokasi di pusat perbelanjaan tersebut.
Bagi penyelenggara, pusat kota memberikan keuntungan dari sisi transportasi dan jumlah pengunjung.
Bagi penggemar dari luar Jakarta, area Thamrin juga berada dekat dengan hotel, pusat kuliner, pusat belanja, dan berbagai lokasi wisata perkotaan.
Kingsmen bahkan melihat atraksi Jakarta sebagai tujuan regional yang berpotensi menarik penggemar dari Singapura serta Malaysia.
Skala 1.900 meter persegi menunjukkan bahwa ruang yang digunakan bukan sekadar instalasi promosi sementara berukuran kecil.
Jakarta Menyusul New York hingga Tokyo
Squid Game: The Experience sebelumnya sudah diuji melalui sejumlah kota besar dunia.
New York, Madrid, Seoul, London, Sydney, dan Tokyo termasuk dalam daftar lokasi yang telah menjalankan konsep tersebut sebelum Jakarta.
Jejak tersebut memungkinkan penyelenggara menggunakan pengalaman dari kota terdahulu untuk menyempurnakan alur permainan.
Namun, versi Jakarta tidak harus identik dengan seluruh lokasi lain.
Kingsmen dan SideQuest Worlds mempunyai ruang untuk memasukkan unsur yang disesuaikan dengan kondisi lokal, terutama pada makanan, layanan pengunjung, tata ruang, dan pengelolaan antrean.
Kehadiran Jakarta juga menunjukkan Indonesia mulai dilihat sebagai pasar untuk hiburan imersif berskala internasional, bukan hanya lokasi promosi film dalam bentuk instalasi singkat.
Squid Game Sudah Pernah Menyapa Penggemar Jakarta
Penggemar Indonesia sebenarnya pernah menikmati aktivitas bertema Squid Game sebelumnya.
Pada 2025, Plaza Senayan Jakarta menghadirkan permainan yang terinspirasi dari musim ketiga Squid Game. Pengunjung dapat melihat karakter Young Hee dan Chul Su serta mengikuti beberapa tantangan promosi.
Namun, acara tersebut berbeda dengan Squid Game: The Experience 2026.
Versi Agora Mall mempunyai skala jauh lebih besar, berlangsung dalam ruang, menggunakan beberapa ruangan bertema, serta dirancang sebagai sebuah perjalanan permainan lengkap.
Dengan demikian, pengunjung yang sebelumnya mengikuti acara promosi Squid Game tetap akan memperoleh bentuk pengalaman yang berbeda.
Pembukaan 16 Oktober Menjadi Titik Pertama Pengunjung Masuk Arena
Tanggal 16 Oktober 2026 menjadi hari pembukaan untuk umum.
Sebelum tanggal tersebut, penyelenggara mempunyai waktu sekitar satu setengah bulan untuk menyelesaikan pembangunan arena, pengujian permainan, tata cahaya, sistem skor, pelatihan staf, serta berbagai persiapan keselamatan.
Tiket sudah dipasarkan lebih awal sehingga pengunjung dapat memilih jadwal sebelum pembukaan.
Ketika pintu Agora Mall akhirnya membuka akses menuju arena, penggemar tidak lagi sekadar melihat Young Hee melalui televisi. Mereka akan berdiri sendiri di hadapannya, menunggu aba aba permainan, berusaha tidak salah bergerak, kemudian melanjutkan perjalanan menuju tantangan berikutnya bersama para pemain lain.


Comment