Jambi

APKK Mengutuk Keras KTT PT SBP atas Kejadian Menghalang – Halangi Kerja Wartawan

Terbit Tanggal 2 April 2021 oleh Media iGlobalNews


SAROLNGUN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Aliansi Pecinta Keadilan dan Kebenaran (APKK) mengutuk keras Kepala Tehnik Tambang PT Sarolangun Bara Prima yang bernama Raja atas kejadian menghalang halangi kerjanya wartawan dalam rangka meliput kejadian jebolnya tanggul penahan limbah tambang batu bara PT SBP.

Atas kejadian ini Iskandar selaku koordinator APKK meminta agar pihak Perusahaan jangan menghalang – halangi kerjanya wartawan, wartawan memiliki hak dalam menjalankan tugas sesuai dengan UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers, pasal 4 ayat 1 kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara.

Sedangkan pada ayat 3 untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarlauaskan gagasan dan informasi.

Sedangkan pada pasal 18 ayat 1 berbunyi setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi Pelaksanaa ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta.

Sementara kejadian yang terjadi pada Selasa (30/3/2021) dua orang wartawan telah dihalang halangi oleh KTT PT SBP dan beberapa orang yang mengaku sebagai Security, padahal tidak berpakaian layaknya Security, serta wartawan juga mendapat intimidasi melalui pesan SMS dari nomor tidak di kenal mengancam mengajak bertempur satu dusun.

“Artinya pihak perusahaan telah sengaja menghalang halangi tugas nya wartawan dalam mencari informasi penting yang harus diketahui publik, apa lagi ini kejadian Masalah limbah Tambang Batu bara yang diduga telah mencemari sungai ketalo, yang arti nya masyarakat harus mengetahui jika sungai ketalo sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi karena ini menurut kami jika dikonsumsi masyarakat bisa berbahaya bagi kesehatan, ini malah wartawan dihalang – halangi,” sebutnya.

Masih kata dia, Kita sangat yakin jika banyak hal yang ditutup tutupi dan di takuti pihak perusahaan PT SBP maka degan cara apapun mereka melarang wartawan masuk ke tambang batu bara.

“Saya minta agar pihak Kepolisian Polres Sarolangun bisa mengusut masalah menghalang – halangi tugasnya wartawan dan masalah intimidasi pengacaman melalui pesan SMS ini,” ungkapnya.

Selain itu kita juga meminta agar instansi terkait khususnya DLH Provinsi dan DLH Kabupaten Sarolangun serta dinas ESDM dapat menindak Perusahaan PT SBP tersebut sesuai aturan dan UU.

” Bila perlu dicabut saja izin tambang batu bara PT SBP ini,” kata Iskandar.

Apabila tidak ada tindakan sama sekali dari Dinas DLH Provinsi atau dinas DLH Kabupaten Sarolangun atas kejadian jebolnya tanggul penahan limbah PT SBP ini dalam waktu dekat ini kami dari APKK dan AMPS akan aksi Demonstrasi di kemerian KLHK Jakarta, pungkasnya.

* Baca juga : Tanggul Jebol, KTT PT SBP Larang Wartawan Masuk untuk Liputan.

Penulis : Tim.

print

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top