Jambi

Warga Kertopati Tawarkan Kencan dengan Temannya Tarip Rp 200 Ribu

Terbit Tanggal 3 Maret 2021 oleh Media iGlobalNews

Sumber Foto Google.

Sumber Foto Google.

SAROLNGUN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Warga Kertopati Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun Jambi, berinisial SK yang berprofesi sebagai perias pengantin dan salon kecantikan diduga melakukan praktek prostitusi online dengan modus menawarkan teman nya untuk kencan dengan tarip Rp 200 ribu sekali kencan.

Wanita muda yang di tawarkan tesebut ber inisial MT usia 19 tahun, sebut sumber media ini, jika SK menawarkan melalui pesan inbox masenger pada dirinya, dengan tarip Rp 200 ribu sekali kencan, dan Rp 100 ribu untuk jatah SK.

Setelah kesepakatan terjadi maka jadwal pertemuan SK yang atur, yaitu di simpang cempedak desa Simpang Kertopati, menurut SK di simpang cempedak tempat nya sangat aman untuk melakukan perbuatan mesum tersebut.

Setelah berjanji untuk ketemu SK menelpon bahwa telah menunggu di tempat yang telah dijanjikan yaitu disimpang cempedak.

Sumber media ini menjelaskan jika dia hanya sebatas ingin mengetahui kebenaran dari kerja SK warga Kertopati tersebut.

” Saya hanya ingin tau apa benar SK kerja nya begitu, apa benar mereka berbisnis prostitusi online, maka saya pancing dengan membayar mereka Rp 300 ribu,” ujar sumber media ini yang minta namanya di rahasiakan.

” Ternyata benar sekali SK tidak main main telah menunggu bersama se Orang wanita cantik di Tempat yang telah di janjikan tersebut dan menanyakan mana uang sebesar Rp 300 ribu tersebut,” sebut sumber ini.

saya langsung keluarkan dompet dan memberikan uang Rp 300 ribu tersebut kepada SK.

Setelah pembayaran saya langsung ulurkan tangan untuk berkenalan dengan teman wanita nya yang di ketahui bernama MT, MT menyambut Perkenalan itu dengan senyum manis mempesona.

Setelah itu saya tinggal kan mereka berdua dengan alasan saya lagi ada pekerjaan yang akan saya kerjakan dan saya tidak balik lagi menemui mereka. Tutup sumber media ini

Terkait hal ini SK yang diduga sebagi mucikari saat di konfirmasi di mintai tanggapan dan hak jawab nya melalui pesan masenger melarang media ini untuk menerbitkan Pemberitaan tentang diri nya.

” Jangan pak saya belum siap di beritakan seperti itu, Sekarang mau bapak bagaimana,” umgkapnya.

Dan SK membantah bawah dia tidak berbisnis Prostitusi online.

” Kalau saya buka bisnis itu sudah kaya saya pak, tapi kenyataan nya apa,” tuturnya.

SK juga mengatakan bahwa dia saat ini telah bekerja di Lampung, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

” Saya berjanji akan mengembalikan uang Rp 300 ribu tersebut kepada orangnya,” katanya.

Terkait hal ini Kades Kertopati Hamza saat di konfirmasi dan dimintai tanggapannya melalui telepon seluler Rabu (3/3/2021) belum bisa di konfirmasi handphonenya bernada tidak aktif.

Penulis : Tim.

print

Dirgahayu Kota Tangerang

Most Popular

Facebook

To Top