Seputar Banten

Pelaksanaan Jalan Cilegon-Anyer-Pasauran Addendum Sampai Bulan Maret 2021

Terbit Tanggal 4 Maret 2021 oleh Media iGlobalNews


BANTEN, IGLOBALNEW.CO.ID – Pelaksanaan jalan Nasional wilayah II Provinsi Banten, diantaranya terdiri atas ruas jalan raya Anyer dan rusa jalan batas Kota Cilegon –Pasauran merupakan infrastruktur penghubung yang merupakan daerah Masterplan percepatan, perluasan pembangunan ekonomi indonesia 2011 – 2025 (MP3EI) pada Kota Cilegon dan Kabupaten Serang merupakan akses menuju kawasan ekonomi khusus Tanjung Lesung yang berada pada ruas jalan lintas selatan Jawa yang merupakan dukungan keterpaduan terhadap pengembangan kawasan strategis pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Lesung merupakan prioritas Nasional dalam rangka mendukung konektifitas pariwisata dan kawasan ekonomi khusus, khususnya dalam upaya pemerintah untuk meningkatkan kelancaran distribusi barang dan jasa demi meningkatkan kinerja sistem logistik Nasional Pulau Jawa, Kamis (4/3/2021).

Ruas jalan nasional jalan Cilegon – Pasauran tersebut akan dilakukan penanganan pekerjaan jalan dengan skema paket preservasi jalan Cilegon – Anyer – Pasauran, dan dilaksanakan pada tahun 2020.

Maksud dari kegiatan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Banten melakukan Paket Kegiatan peningkatan kapasitas jalan adalah meningkatkan kondisi jalan menuju 100% mantap.

Direktorat Bina Marga mengalokasikan Sumber dana untuk Paket pekerjaan Preservasi Jalan Cilegon – Anyer – Pasauran ditetapkan dalam DIPA APBN TA.2020, berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Murni dengan alokasi dana sebagai berikut :

Preservasi Jalan Cilegon – Anyer – Pasauran sebesar Rp. 40.481.688.600,00 adapun Rencana penanganan pekerjaan adalah :
Preservasi Konstruksi, rehabilitasi jalan, Preservasi pemeliharaan rutin jalan, penanganan Drainse, trotoar dan pembangunan pelengkap jalan, preservasi rutin jembatan. Yang dikerjakan oleh PT. Sogisa Bangun Sejahtera yang beralamat di Kompleks Puri Citra Blok B4 No. 12 RT 022 RW 006, Pipitan Walantaka, Kota Serang –Banten.

Peran serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat untuk ikut mengawasi agar pekerkajaan sesuai dengan harapan. Adapun hasil investigasi Tim LSM PUSAKA dilapangan yang disampaikan pada awak media, diduga pemasangan U-Ditch Precast, lantai kerja tidak menggunakan pasir terlebih dahulu.

Sebagaimana diketahui Pemasangan U-Ditch, yaitu melakukan Pekerjaan Galian tanah, pengurugan Kembali Permukaan tanah, Galian, Pemadatan, kemudian buang tanah sisa galian, pekerjaan urugan pasir dengan ukuran 10 cm.

Yang mana telah kita ketahui bahwa kunci suksesnya pengadaan barang/jasa pemerintah adalah pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran dan tertib administrasi. Salah satu dari 4 hal tersebut tidak dilaksanakan, maka akan berpotensi menimbulkan permasalahan baik itu permasalahan hukum (hukum administrasi, hukum perdata, hukum pidana) maupun permasalahan sosial.

Ketua LSM Pusat sosial dan Keadilan, mengatakan,” Tujuan kami melayangkan surat klarifikasi tersebut adalah untuk mengetahui sumber penyebab atas permasalahan yang terjadi saat ini dari sudut pandang pihak terkait sehingga bisa dibahas bersama mengenai langkah-langkah perbaikannya.

Sampai berita ini diterbitkan PPK jalan nasional wilayah II Provinsi Banten belum dapat dikonfirmasi.

Penulis : Nero.

print

Dirgahayu Kota Tangerang

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top