kriminal

Oknum PSDKP Bitung Tembak Nelayan, Begini Penjelasan Kapolres Morowali

Terbit Tanggal 4 Maret 2021 oleh Media iGlobalNews

ket poto : 1.Kompol Nasruddin.SH ( Kabag OPS Polres Morowali  2.Andi _warga Desa Saenoa Kecamatan Bungku Selatan ( Korban penembakan )

Photo Kompol Nasruddin.SH Kabag OPS Polres Morowali.

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Kapolres Morowali melalui Kabag OPS. Kompol Nasruddin.SH dalam konfrensi Persnya mengungkapkan kejadian penembakan seorang nelayan yang dilakukan oleh oknum Pengawasan Sumber daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Bitung, Sulawesi utara.

” Senjata yang digunakan adalah jenis senjata laras panjang buatan Pindad dengan menggunakan peluru tajam,” ujarnya.

Korban diketahui bernama Andi 23 tahun warga Desa Saenoa Kecamatan Bungku selatan Kabupaten Morowali Sulawesi tengah.

Peristiwa ini terjadi di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Bungku Selatan pada rabu pukul 11.30 wita di sekitar Pulau Tanjung Harapan kecamatan Bungku Selatan Kabupaten Morowali, ungkap Kompol Nasruddin kepada awak media di Mapolres Morowali pada kamis (4/3/2021).

menurut Kabag Ops,awalnya Petugas PSDKP sedang melakukan patroli di wilayah kecamatan Bungku Selatan. saat itu PSDKP mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada warga yang melakukan penangkapan ikan di wilayah obyek wisata pulau Sombori dengan menggunakan pukat.

Petugas PSDKT pun langsung menuju ke Pulau Sombori namun dalam perjalanannya mereka menemukan gelombang besar yang diduga kuat adanya aktfitas nelayan yang baru saja meledakan Bom ikan sebut.

masih kata Kabag Ops, setelah mendekati area sumber gelombang tersebut ditemukanlah pelaku yang menggunakan Bom ikan dan langsung melarikan diri.

” Setelah petugas mendekati korban mala justru melarikan diri ke arah Tanjung Harapan hingga petugas melepaskan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke udara,” katanya.

Namun pelaku tetap melarikan diri hingga akhirnya petugas menembak perahu korban hingga peluru mengenai paha kiri korban.

” korban dilarikan ke Rumah Sakit Pratama Pulau Paku untuk mendapatkan tindakan medis,” ungkapnya.

ket poto : 1.Kompol Nasruddin.SH ( Kabag OPS Polres Morowali  2.Andi _warga Desa Saenoa Kecamatan Bungku Selatan ( Korban penembakan )

Andi warga Desa Saenoa Kecamatan Bungku Selatan (Korban penembakan).

Namun Pihak Rumah sakit Pratama Pulau Paku merujuk korban ke RSUD Morowali karena harus dilakukan tindakan operasi.

Kompol Nasruddin menuturkan, “oknum pelaku Penembakan dan saksi saat ini sedang dalam peroses pengembangan dan penyelidikan di Mapolres Morowali,” tuturnya.

Terkait penggunaan Senjata api oleh pihak PSDKP dalam aturan itu dibenarkan.

Terkait tindakan penembakan yang dilakukan oleh pelaku apakah sudah sesuai dengan SOP Ditjen PSDKP itu sementara kami kembangkan dalam peyelidikan.

kalau memang terbukti melakukan pelanggaran SOP dalam penggunaan terhadap penembakan warga tersebut pasti kami proses secara hukum dan itu jelas ancaman pidananya.

Saat ini korban belum bisa kami mintai keterangan berhubung masih dalam perawatan di RSUD Morowali.

Kami juga sudah perintahkan Kapolsek Bungku Selatan untuk mengumpulkan barang bukti dan saksi guna peoses penyelidikan.

ada empat orang yang sedang dimintai keterangan, tiga orang dari PSDKP dan satu orang dari Dinas Kelautan Daerah Morowali.

Mereka masing masing berinisial PW, WA, HA dan MD, pungkasnya.

peliput : Abd Rahman Tanra.

print

Dirgahayu Kota Tangerang

Most Popular

Facebook

To Top