Sulawesi Tengah

Ketua DPRD Morowali : Timpora Harus Pastikan Visa dan Skill TKA

Terbit Tanggal 2 Maret 2021 oleh Media iGlobalNews

Kuswandi ( ketua DPRD Morowali ) saat rapat koordinasi timpora dengan imigrasi

Kuswandi Ketua DPRD Morowali saat rapat koordinasi timpora dengan imigrasi.

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Ketua DPRD Morowali Kuswandi menyebut keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Kabupaten Morowali dalam beberapa kasus belakangan ini menimbulkan keresahan tersendiri bagi kalangan pekerja lokal.

“hal ini tidak boleh kita abaikan alasan apapun itu,” sebut Kuswandi.

Apakah itu bersifat kepentingan untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). yang terpenting adalah bagaimanan kehadiran TKA ini kita membuat kegelisahan baru khususnya di kalangan buruh lokal.

Menurut Kuswandi, ini bukan rahasia lagi, ” Banyak TKA asal China yang datang di Morowali dengan dokumen keimigrasian tidak sesuai peruntukannya yang dipersyaratkan oleh undang – undang yang berlaku,” ujarnya.

Olehnya dengan adanya timpora yang di bentuk Bupati Morowali diharapkan tidak sebatas hanya melihat jumlah TKAnya dan dokumen keimigrasian saja. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana timpora dapat memastikan jumlah dan dokumen keimigrasian itu sendiri apakah sesuai visanya, harapnya.

Masih kata Kuswandi, Timpora harus masuk lebih kedalam lagi memastikan dokumen keimigrasian yang dimiliki TKA itu sendiri.

“Timpora harus pastikan TKA yang datang sudah sesuai Visa yang digunakan, kalau memang visanya untuk bekerja, maka timpora harus pula memastikan apakah TKA tersebut punya keahlian sesuai dengan spesifikasinya,” ungkapnya.

” kalau TKA tersebut menggunakan visa tenaga kerja maka timpora harus memastikan apakah TKA tersebut memiliki atau ditunjang dengan keahlian sesuia spesifikasinya,” tambahnya.

Lanjut dia, selama ini proses pengawasan oleh timpora masih sangat lemah dan ini harus diakui, katanya.

Kenapa hal ini kita pentingkan? karena kita butuhkan alih tehknologi dan alih keahlian, kalau ini kita tidak lakukan, kapan tenaga kerja lokal kita bisa punya keahlian dan bersaing dengan TKA. Hal ini harus digaris bawahi dan menjadi agenda timpora kedepan.

Selama ini proses pengawasan dan pemantauan yang dilakukan Timpora belum efektif dan masih sangat lemah dan ini harus diakui, tutur Kuswandi.

Dibalik kedatangan TKA memang ada keberkahan tersendiri bagi Kabupaten Morowali dalam rangka meningkatkan PAD kita, karena diakui atau tidak bahwa hari ini hanya sektor yang paling menjajikan dari IMTA (Ijin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing) namun hal ini harus benar benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

” kita harus pastikan bahwa TKA yang datang betul betul tenaga kerja dan punya keahlian serta visa yang digunakan adalah visa pekerja.hal ini tidak boleh kita abaikan,” pungkas Kuswandi.

hal ini disampaikan ketua DPRD Morowali dalam rapat koordinasi (Rakor) timpora dengan Imigrasi kelas II non TPI Banggai, Senin (1/3/2021) di cafe Ba’A desa Ipi Kecamatan Bungku tengah Kabupaten Morowali Sulawesi tengah.

* Baca juga : TKA China Mengalir ke Morowali, Timpora Akui Ada TKA yang Salah Gunakan Visa.

Peliput : Abd Rahman Tanra.

print

Dirgahayu Kota Tangerang

Most Popular

Facebook

To Top