Serang

Galian Tanah di Desa Cemplang Serang Diduga Tidak Mengantongi Izin

Terbit Tanggal 9 Maret 2021 oleh Media iGlobalNews


SERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Aktivitas Galian Tanah (Galian C) diduga tidak memiliki izin bebas beroperasi Galian C tersebut. Kegiatan bertempat di Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten.

Pantauan awak media dilokasi kegiatan, terlihat Excavator/Belco dan sejumlah truk pengangkut lalu lalang mengangkut tanah uruk untuk dijual ke Jakarta di Pantai Indah Kapuk (PIK).

Hal tersebut dikatakan Pembeli tanah yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan “pengelolanya Kudeng, untuk dikirimnya ke PIK,” ucapnya Selasa (04/03/2021).

Hal senada diungkapkan Ubaidilah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menjabat Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Jawilan melalui pesan Whatsappnya, “Saya belum tau,” ungkapnya.

Ditempat yang berbeda Lembaga Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Perari Indra mengatakan bahwa sangat menyayangkan adanya aktivitas Galian C yang diduga tanpa izin ini.

“Sangat disayangkan karena galian itu berdampak negatif terhadap lingkungan kedepan, dan juga menyebabkan kerusakan jalan,” jelasnya.

” Berdasrkan Undang undang Nomer 4 tahun 2009, kegiatan penambangan tanpa izin dikenakan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar,” pungkasnya.

Hingga berita ini dipublikasikan pihak pengelola galian tanah belum dapat dikompirmasi guna klarifikasi.

Penulis : Oki/Team.

print

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top