Jambi

Dedi Meminta PT Minemex Indonesia, Ganti Rugi Terhadap Terpasangnya Tiang PLN di Tanah Miliknya

Terbit Tanggal 31 Maret 2021 oleh Media iGlobalNews


SAROLANGUN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Dedi Warga Desa Talang Serdang Kecamatan Mandiangin, yang akrab di panggil Mbah meminta pihak PT Minemex Indonesia bertanggung jawab atas berdiri terpasangnya tiga buah tiang listrik milik PLN di atas tanah miliknya.

Menurutnya pemasangan ketiga buah tiang PLN di tanah milik Dedi tanpa ada pemberitahuan terlebidahulu, dengan kata lain tidak ada perundingan terlebih dahulu. Sehingga Dedi merasa telah dirugikan akibat pemasangan ketiga buah tiang PLN tersebut.

” Akibatnya tanah saya tidak bisa digunakan untuk apa – apa lagi, karena terganggu oleh tiang PLN untuk perusahaan tambang batu bara PT Minemex Indonesia,” kata Dedi.

Selain itu Dedi juga menyebutkan jika akibat dari terpasangnya ke tiga tiang PLN untuk perusahaan tersebut luas tanah yang dia miliki menjadi berkurang.

Menurutnya persoalan ini dari dulu telah di sampaikan kepada pihak perusahaan namun sampai saat ini belum juga ada penyelesaiannya.

” Saya berharapĀ agarĀ pihak perusahaan bisa membayar sewa tanah saya yang mereka pakai untuk pemasangan tiang listrik tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu Anton Putra selaku Pejabat Desa Talang Serdang saat dikonfirmasi, Selasa (30/3/2021), membenarkan hal ini, bahwa benar tanah yang dipasang tiang listrik oleh PT Menimex itu milik Dedi alias Mbah.

” itu benar tanah milik Dedi dan belum ada ganti rugi, disewa atau dibeli oleh perusahaan PT Minemex Indonesia,” ucapnya.

Selain itu Anton Juga menyebutkan ada hal lain yang tidak di jalankan oleh pihak perusahaan PT.Menimex Indonesia mereka telah melanggar Surat keputusan bersama ( SKB).

Seperti Bantuan BPJS Kesehatan gratis untuk 78 kepala keluarga Sudah di putuskan sepihak oleh pihak Perusahaan PT Minemex Indonesia.

Persoalan timbul dibelakang ini masyarakat ingin membuat kartu BPJS kesehatan yang baru menjadi terkendala.

” Kita berharap kepada pihak perusahaan PT Minemex Indonesia semua nya agar bisa diselesaikan saat perusahaan kembali beroperasi lagi di Desa talang Serdang,” pungkas Anton.

Penulis : Andra

print

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top