Bandung

Permudah Layanan Kepada Masyarakat, Dirlantas : Pelayanan BPKB dan STNK Delivery Diberikan Secara Gratis

Terbit Tanggal 27 Februari 2021 oleh Media iGlobalNews

Sumber photo Google.

Sumber photo Google.

BANDUNG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Di masa wabah pandemi Covid-19 hingga kini belum juga usai, tentunya masyarakat sangat mengharapkan layanan publik mudah dan cepat, contohnya dalam pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan layanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Apalagi saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro masih diterapkan.

Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini pelayanan baik itu di kantor Samsat Bandung Timur, Samsat Bandung Tengah maupun Samsat Pajajaran akan lebih dipermudah lagi.

Jika sebelumnya masyarakat ketika melakukan pembayaran PKB tahunan secara online harus mendatangi lagi kantor Samsat untuk melakukan pengesahan STNK yang baru, nantinya masyarakat tidak perlu lagi repot-repot harus datang ke kantor Samsat. Sebab ketika masyarakat sudah melakukan pembayaran PKB tahunan secara online, baik itu melalui Samsat Online Nasional (Samonal), Samsat J’bret (Samsat Jawa Barat Ngabret), ataupun Sambara (Samsat Mobile Jawa Barat) atupun lainnya. Nantinya STNK yang baru akan bisa dikirim langsung oleh petugas Samsat sesuai alamat yang diberikan kepada petugas kantor Samsat.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Eddy Djunaedi melalui Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Barat, AKBP Oki Bagus Setiaji, menjelaskan dalam mekanisme terkiat pelayanan BPKB dan STNK Delivery.

Dikatakanya, pemohon wajib pajak yang melaksanakan pendaftaran ranmor (Kendaraan Bermotor) di loket pelayanan BPKB maupun STNK dan menerima resi pengambilan BPKB atau STNK.

Pada saat daftar, kata Oki, setiap pemohon (wajib pajak) ditawarkan petugas Samsat bahwa untuk BPKB atau STNK dapat diantar ke alamat pemilik dengan layanan BPKB atau STNK Delivery.

“Jika (wajib pajak) bersedia untuk menerima layanan delivery maka pemohon mengisi formulir layanan delivery yang meliputi data nama, alamat lengkap dan no hp pemohon,” ujarnya.

“Petugas BPKB atau STNK delivery menghubungi pemohon (wajib pajak) dan memberitahukan bahwa bpkb atau stnk sudah selesai di proses dan siap untuk diantar ke pemohon sesuai waktu tempuh ke tujuan alamat pemohon,” tambahnya.

Pemohon (wajib pajak,red) yang telah dihubungi petugas layanan Delivery, lanjut Oki, menunggu sesuai dengan alamat pemohon.

“Kemudian pemohon menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan resi pengambilan BPKB atau STNK,” katanya.

Selanjutnya, kata Oki, petugas tiba di alamat pemohon dengan terlebih dahulu melakukan crosscek atas kebenaran alamat pemohon berdasarkan KTP asli dan nomor hp pemohon yang telah dihubungi sebelumnya.

“Setelah itu petugas menyerahkan BPKB dan STNK kepada pemohon dan pemohon mengisi dan menandatangani buku – bukti penyerahan BPKB atau STNK yang telah disiapkan oleh petugas,” ujarnya.

“Pemohon menyerahkan resi pengambilan bpkb atau stnk kepada petugas pelayanan delivery,” tambahnya.

Layanan BPKB maupun STNK Delivery, kata Oki, diberikan kepada masyarakat dalam hal ini Wajib Pajak (WP) tanpa adanya biaya tambahan.

“Pelayanan delivery BPKB maupun STNK oleh petugas adalah Gratis (Tidak dipungut biaya,red),” tegasnya.

Untuk diterapkannya, kata Oki, layanan BPKB dan STNK Delivery ini akan mulai diterpakan awal bulan Maret 2021.

“Penerapan layanan BPKB dan STNK delivery mulai dilaksanakan hari senin tgl 1 maret 2021,” tutupnya.

Penulis : Sugiyanto.

print

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top