Jakarta

Miss Komunikasi, Kuasa Hukum LYP Pertanyakan Hasil Putusan Sidang Perkara Aborsi di KKI

Terbit Tanggal 27 Februari 2021 oleh Media iGlobalNews


JAKARTA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Sidang perkara aborsi paksa yang diduga dilakukan oknum Dokter terhadap pacarnya telah memasuki putusan sidang akhir di kantor Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Jakarta, Jum’at (26/02/2021).

Adapun dari hasil putusan sidang yang digelar secara virtual pihak korban beserta kuasa hukumnya belum mengetahui pasti hasilnya, dikarenakan ada miss komunikasi antara pihak kuasa hukum korban dengan pihak KKI terkait mekanisme sidang yang akan digelar.

Ibu korban mengatakan, dirinya berserta Kuasa Hukumnya sudah datang kekantor Konsil Kedokteran Indonesia sesuai undangan jam 10:00 WIB dengan maksud untuk menghadiri putusan sidang akhir perkara, namun sayangnya sidang tersebut tidak digelar secara langsung melainkan secara online atau Virtual.

“Sidangnya sudah selesai pak, ternyata sidangnya digelar secara online, padahal saya pengen tahu hasil akhir sidangnya, apa tuh Dokter dicabut izinnya atau bagaimana,minimal ada keadilan untuk anak saya,” tutur Ibu korban.

Sementara Kuasa Hukum LYP, Octavianus Tambunan telah menyiapkan surat permohonan yang akan dilayangkan ke MKDKI untuk meminta soft copy dari hasil keputusan sidang perkara Nomor 23/VII/KKI/2020.

“Berkenaan dengan miss komunikasinya penyelenggaraan sidang pembacaan keputusan perkara nomor 23/VII/KKI/2020, dihari Jum’at,(26/02/2021) jam 10:00 WIB sehingga pihak kami tidak bisa mendengar persidangan pada hari jum’at tersebut,” sebut.

Octavianus, dirinya sebagai pihak pengadu memohon kepada KKI untuk dapat segera memberikan soft copy atau salinan keputusan hasil sidang perkara Klienya, dikarenakan adanya keingintahuan dari keluarga Klienya,

“dengan itu kami selaku pihak pengadu ingin meminta soft copy hasil keputusan sidang hari ini dengan perkara tersebut, besar harapan kami agar soft copy atau salinan keputusan KKI dapat diberikan hari ini juga,berhubung dengan adanya keingintahuan dari pihak keluarga klien kami dan pihak Pers atas perkara tersebut,” ungkapnya.

“Hari senin ini surat permohonan akan kami sampaikan, paling hari selasa atau rabu sudah ada jawaban dari KKI dan sampai kekantor hukum saya, sabar ya,” tambahnya.

Penulis : Rd.

print

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top