Jambi

Firman Purba Larang Warga Bawa Truk Pengangkut Buah Kelapa Sawit Lewat Jalan PT AAS

Terbit Tanggal 28 Februari 2021 oleh Media iGlobalNews


SAROLANGUN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Distrik Manager PT Agronusa Alam Sejahtera firman Purba diduga Larang warga membawa Mobil Truk Pengangkut Buah kelapa Sawit lewat jalan perusahaan PT AAS.

Hal ini dikatakan Damiri warga yang berprofesi sebagi sopir Sabtu sore (27/2/2021) pada media ini, dikatakannya bahwa mobil Cold Diesal yang di bawanya sudah lima hari menunggu agar bisa numpang lewat portal jalan perusahaan PT AAS, namun hingga menghilangkan waktu selama lima hari menunggu hanya terbuang sia-sia.

Menurutnya Jalan yang di portal oleh PT AAS merupakan satu satunya jalan penghubung yang lebih dekat dari Desa Butang Baru.

Namun apa yang terjadi semua kebijakan untuk melewati portal tersebut harus berurusan dengan distrik Manager PT AAS yaitu Firman Purba, meskipun sopir tersebut telah menghiba memohon agar bisa di beri izin sekali lewat untuk menyelamatkan buah kelapa sawit milik keluarganya yang sudah di panen.

“Saya telah minta bantu pada kang selamet yang banyak kenal dengan orang PT AAS, namun tidak juga di beri izin sama firman Purba,” sebutnya.

Malah kang Selamet diberikan sebuah konsep surat peryataan yang berisikan beberapa poin untuk di ajukan ke pimpinan perusahaan, namun kang selamet belum menandatangani surat pernyataan tesebut karena menurut nya surat itu hanyalah akal akalan pihak Perusahaan agar kami tidak di bolehkan lewat.

Padahal menurut Damiri, dia hanya numpang lewat untuk menyelamatkan buah kelapa sawit milik keluarganya yang sudah dipanen yang beratnya lebih kurang hanya berkisar 7 ton.

Terkait hal ini tiga orang Penjaga Portal saat di konfirmasi mengatakan, jika pihak perusahaan untuk warga yang berkebun didalam konsesi PT AAS sudah ada MoU nya dan tidak di larang lewat, namun jika perkebunan diluar konsesi PT AAS pihak perusahaan melarang lewat jalan tesebut karena belum ada MoU nya.

” Ini Selamet suratnya saja belum ditanda tangan sudah suruh orang panen, kami tidak berani membuka Portal kalau tidak ada perintah dari pimpinan,” ujarnya.

Sementara itu Humas PT AAS Sakur saat di konfirmasi mengatakan, semua keputusan ada di tangan pimpinan kalau di izinkan lewat mereka akan membuka Portal tersebut namun Pimpinan Perusahaan tidak membolehkan lewat meskipun hanya numpang sekali lewat.

Saat media ini mencoba meminta apakah ada aturan tertulisnya dari Perusahaan Sakur mengatakan, belum ada aturan tertulis yang melarang warga melewati jalan tersebut.

” Belum ada aturan tertulisnya,” sebut Sakur.

Penulis : Andra

print

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top