kriminal

Cekcok Usai Pinjam Motor Hingga Nyawa Melayang Begini Penjelasan Kapolsek Bahodopi

Terbit Tanggal 1 Februari 2021 oleh Media iGlobalNews

pelaku penikaman diamankan di Mapolsek Bahodop

Photo pelaku penikaman diamankan di Mapolsek Bahodop.

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Tindak krimanal yang menimbulkan korban jiwa kembali terjadi di wilayah Polsek Bahodopi pada senin dini hari (01/2/2021)

Halnya gara gara korban pinjam motor milik pelaku namun berakhir cekcok. Korban ditikam berulang kali hingga meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP) akibat korban ludahi wajah pelaku.

Kapolsek Bahodopi Iptu Zulfan.SH mengungkapkan, bahwa Korban bernama Suprianto Alias Anto, asal Meral Karimun (39) tahun alamat domisili di Desa Fatufia Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali dan berprofesi sebagai translator di Kawasan IMIP (Indonesia Morowali Industri Park) namun saat ini sudah berhenti bekerja.

Sementara palaku bernama Muh. Nursin, (25) tahun asal kabupaten Poso, dan ia sebagai Karyawan Swasta bertempat tinggal di Desa Emea Kecamatan Witaponda Kabupaten Morowali. ungkap Kapolsek Bahodopi kepada media ini di MaPolsek Bahodopi pada senin malam (1/2/2021).

Kapolsek Bahodopi menuturkan, Akibat penikaman tersebut Korban mengalami 7 luka tusukan dibagian dada dan dibagian Perut sebanyak 6 luka tusukan dan di Ketiak sebanyak 1 tusukan.

Kejadiannya di Desa Fatufia pada Senin dini hari 01 Februari 2021 sekitar pukul 01:00 Wita, tuturnya.

Kronologis Kejadiannya yaitu pada hari Minggu (31/1/2021) sekitar pukul 20.30 wita, saat itu pelaku bersama tiga orang temannya sementara meminum (Miras) Jenis Cap tikus dan tiba-tiba korban datang meminjam sepeda motor pelaku dengan maksud untuk keluar ketemu temannya, Saat itu pelaku langsung menyerahkan kunci motor dan memberitahu agar jangan terlalu lama. namun sekitar pukul 22:00 Wita, pelaku sudah menunggu korban yang tak kunjung datang mengembalikan sepeda motor miliknya dan pelaku pun menelpon teman korban dengan maksud agar menghubungi Korban untuk mengembalikan sepeda motor miliknya.

Namun sampai Pukul 00:30 korban belum juga datang dan sekitar pukul 01:00 korban sudah datang dan langsung menuju kamar kos milik pelaku untuk mengembalikan kunci sepeda motor milik pelaku.

Saat itu pelaku masih sedang bersama teman – temannya dan memberitahu kepada korban “Lama sekali kamu pinjam motor” namun korban hanya ketawa dan tidak pedulikan pelaku, ia langsung berdiri dan memberitahu korban.

Ket poto  1.korban penikaman 2.pelaku penikaman diamankan di Mapolsek Bahodopi

Photo korban penikaman.

” Kamu kurang ajar sekali, sudah pinjam motor baru ketawa-ketawa lagi,” sebutnya.

Lanjutnya, mendengar perkataan tersebut korban langsung meludahi muka pelaku dan bergegas meninggalkan kos pelaku. Merasa tersinggung dan emosi sehingga ia langsung masuk kedalam kamar mengambil sebilah Badik lalu mengejar korban hingga puluhan meter dan pelaku berhasil menangkap tangan korban dan langsung menikaman berulang ulang korban.

” Korban sempat minta ampun namun pelaku┬átetap menikam korban dengan menggunakan badik secara berulang – ulang hingga korban tersungkur di tanah dan mengenai pada bagian perut korban hingga meninggal dunia di TKP,” ucap Kapolsek Bahodopi

Begitu ada laporan masuk anggota Piket langsung ke TKP dipimpin Kanit Sabhara Aiptu Amir bersama lima orang personil dan melakukan olah TKP.

Korban ditemukan oleh Personil kami dengan posisi masih dalam keadaan terlentang dengan mengalami beberapa luka tusuk dan sudah tidak bernyawa.

berdasarkan informasi dari saksi – saksi petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku beserta barang bukti (BB) Badik yang digunakan pelaku.

Petugas membawa korban ke Klinik PT IMIP untuk dilakukan pemeriksaan medis esok harinya Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Morowali untuk di Visum sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.

” Pelaku sudah diamankan beserta BB untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut dan atas perbuatannya pelaku melanggar Pasal 338 KUHP Jo Pasal 351 Ayat (3) KUHP, dengan ancaman 8 tahun hingga 15 tahun penjara,” pungkas Iptu Zulfan.

Korban dengan Pelaku diketahui berteman dan tertetangga.

Peliput : Abd Rahman Tanra.

print

Dirgahayu Kota Tangerang

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top