Seputar Banten

Perpanjang Kembali PSBB, Tangerang Raya Akan Berlakukan Kebijakan PPKM

Terbit Tanggal 9 Januari 2021 oleh Media iGlobalNews


BANTEN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Pemerintah resmi menerapkan pembatasan di wilayah jawa-bali sejak 11 hingga 25 januari 2021 yang disebut sebagai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangerang Raya) Provinsi Banten menerapkan PPKM 11 hingga 25 januari 2021.

Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto, S.H., M.H., M.B.A menyampaikan bahwa PPKM tertuang dalam Instruksi Menteri Nomor 1 Tahun 2021 oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada seluruh kepala daerah di Jawa dan Bali.

“Kebijakan PPKM di wilayah Kabupaten Tangerang ini diterapkan karena pemerintah melihat disiplin masyarakat dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 perlu ditingkatkan,” sebut Rudy Heriyanto.

Rudy Heriyanto menyampaikan ketentuan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yaitu pembatasan tempat kerja Work From Home (WFH) 75% dan Work From Office (WFO) 25% dengan Protokol Kesehatan (Prokes) lebih ketat

“Untuk kegiatan pendidikan Belajar mengajar secara daring, untuk Sektor kebutuhan pokok tetap beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan kesehatan lebih ketat,” ujar Rudy Heriyanto.

Lebih lanjut Rudy Heriyanto mengatakan untuk Restoran (makan dan minum di tempat 25%), takeaway diizinkan sesuai jam operasional, dan untuk Pusat perbelanjaan/Mal sampai dengan pukul 19.00 WIB.

“Kegiatan konstruksi beroperasi 100% dengan Protokol Kesehatan (Prokes) lebih ketat, Kapasitas tempat ibadah 50% dengan penerapan Prokes lebih ketat, kegiatan sosial budaya dihentikan sementara. Pembatasan terakhir yakni pengaturan kapasitas dan jam operasional untuk transportasi umum,” tegasnya.

Sementara itu Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan bahwa langkah yang diambil oleh pemerintah sudah tepat.

“Kebijakan penerapan PSBB dilakukan karena wilayah tersebut memenuhi salah satu dari empat parameter yakni tingkat kematian dan tingkat kasus aktif yang masing-masing di atas rata-rata nasional,” sebut Edy Sumardi.

Baca Juga  Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Didepan Kampus UIN Serang Berujung Ricuh, 14 Orang Diamankan

Edy Sumardi menyampaikan untuk di Provinsi Banten, selain di Kabupaten Tangerang kebijakan PPKM akan diberlakukan di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangerang Raya).

Dirinya (Edy Sumardi) mengajak masyarakat untuk mentati kebijakan pemerintah dan selalu disiplin Prokes dengan cara menggunakan masker, mencuci tangan menjaga jarak dan menghindari kerumunan dengan membudayakan 4M Prokes ini kunci menghentikan penyebaran Covid-19.

Penulis : Hms/Red.

print

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top