Bekasi

Pembangunan Mushollah di Cluster Water Garden Grand Wisata Dibanjiri Dukungan

Terbit Tanggal 19 Januari 2021 oleh Media iGlobalNews


BEKASI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Rencana pembangunan mushollah oleh warga Cluster Water Garden, Grand Wisata, Tambun Selatan meraih dukungan dari banyak elemen organisasi di Kabupaten Bekasi.

Hingga kini dukungan mengalir dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kantor Kementerian Agama, Forum Komunikasi Musholla dan Masjid (Forkammi), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Pengurus Ranting Istimewa Nahdlatul Ulama (PRINU) Grand Wisata, hingga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bekasi. Dukungan diperkirakan akan terus bertambah dari berbagai elemen lainnya.

Sebagai bentuk dukungan, pengurus berbagai organisasi tersebut telah menggelar silaturahim dengan warga pada Jumat siang, 15 Januari 2021, di Cluster Water Garden.

Hadir dalam silaturahim antara lain pengurus Forkammi Kabupaten Bekasi KH. Imam Hambali S.Si, MM, Ustadz H. Andri Marjoni, Ustadz. H Drajat PS, Ustadz Ahmad Tatang.

Adapula DMI Tambun Selatan KH. Ahmad Sauqi, MUI Tambun Selatan KH. Ismail dan KH Lutfi, NU Grand Wisata Andi Lily Tjahyadi dan Sandi Siswantoro, serta Muhammadiyah Kabupaten Bekasi Sudarno Soemodimedjo. Silaturahim dilanjutkan dengan kunjungan perwakilan warga kepada Ketua MUI Kabupaten Bekasi KH Amien Noor, Lc., MA pada malam harinya.

Ketua Forkammi Kabupaten Bekasi, KH. Imam Hambali S.Si, MM menegaskan silaturahim dengan warga adalah wujud dukungan atas pembangunan Musholla Al-Muhajirin di Cluster Water Garden yang sedang dipermasalahkan pengembang ke pengadilan.

“Kami akan dukung secara moril dan materil dan siap datang ke sidang di pengadilan bersama warga,” kata Imam dalam siaran pers, Selasa (19/1/2021).

Sebagai catatan, musholla tersebut dibangun di atas tanah pribadi milik warga Cluster Water Garden setelah dibeli dari PT. Putra Alvita Pratama. Mengutip Laporan Keuangan 2019, Putra Alvita adalah pengembang Perumahan Grand Wisata yang merupakan anak usaha PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), bagian dari Sinarmas Group, dengan kepemilikan saham 53,52%.

Baca Juga  Posko Gugus Tugas Terima Batuatan Alat Rapid Test 3000 unit dari Provinsi DKI Jakarta

Belakangan Putra Alvita menggugat pembangunan musholla oleh warga ke Pengadilan Negeri Cikarang. Pada sidang perdana tanggal 6 Januari 2021, majelis hakim memerintahkan para pihak menempuh mediasi sebelum melanjutkan perkara yang tercatat dengan nomor gugatan 326/Pdt.G/2020/PN. Ckr.

Menurut KH. Imam Hambali, berdasarkan hasil silaturahim, warga sekitar telah setuju dengan pendirian musholla tersebut. “Ini karena jarak masjid dari lingkungannya sejauh 3 kilometer sehingga dibangunlah musholla,” ungkapnya.

Ia menilai, pembangunan musholla di mana seluruh warga baik muslim maupun non-muslim menyetujui/tidak keberatan seharusnya tidak masalah. Apalagi, mushollah ini menjadi kebutuhan penting untuk mendukung ibadah warga.

Berdasarkan aturan, hak atas kebebasan beragama/berkepercayaan tidak dapat dikurangi. Pasal 28 E ayat (1) UUD 1945 mengakui hak setiap warga negara atas kebebasan beragama atau kepercayaan. Demikian pula Pasal 28 I ayat (1) dan (4) UUD 1945 menjelaskan hak beragama dan berkepercayaan adalah hak asasi manusia yang tidak bisa dikurangi, dibatasi dalam keadaan apapun sehingga menjadi kewajiban negara terutama pemerintah untuk melindungi, memajukan, menegakkan dan memenuhinya.

“Untuk menjaga kerukunan antarumat beragama, toleransi, dan kebebasan beragama atau kepercayaan, saya harap para pihak yang saat ini sedang berperkara dapat bermusyawarah dan mufakat,“ kata KH. Imam Hambali.

Selain dukungan warga, berdasarkan dokumen yang ada, pembangunan mushollah di Cluster Water Garden, Grand Wisata telah mengantongi berbagai persetujuan tertulis. Kepala Desa Lambangjaya, Ketua RW 10, seluruh RT di lingkungan RW 10, dan Forum Komunikasi Warga Grand Wisata telah menandatangani persetujuan.

FKUB Kabupaten Bekasi dan DMI Kabupaten Bekasi juga sudah menerbitkan surat persetujuan dan rekomendasi. Bahkan, Kementerian Agama Kantor Wilayah Bekasi menerbitkan persetujuan dan rekomendasi sekaligus memberi piagam dan nomor registrasi mushollah. Dalam audiensi bersama warga, Camat Tambun Selatan juga pada prinsipnya telah menyetujui.

Baca Juga  Wali Kota Bekasi Keluarkan Lima Surat Edaran Hadapi Covid-19

** Baca Juga : Bupati dan DPRD Bekasi Bungkam Soal Perselisihan Pembangunan Mushollah Antara Warga RW 010 Grand Wisata dengan Sinarmas Group.

Penulis : Nero.

print

Dirgahayu Kota Tangerang

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top