Tangerang

Oknum Dokter di Tangerang Diduga Paksa Kekasihnya Gugurkan Kandungan

Terbit Tanggal 29 Januari 2021 oleh Media iGlobalNews

Sumber Photo Google,

Sumber Photo Google

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Oknum Dokter berinisial AD (30) diduga melakukan hal tak terpuji yang melanggar hukum dan sumpah jabatannya sebagai seorang Dokter.

Pasalnya Dokter ini ditengarai telah memerintahkan kekasihnya untuk meminum pil yang dapat menggugurkan kandungan di kosan tempat kekasihnya di wilayah Tangerang Selatan.

Peristiwa tersebut diungkap oleh ibu korban berinisial LDA (44) warga asal Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang.

Dengan wajah sedih bercampur kesal ia menceritakan nasib putri sulungnya berinisial LYP (25) yang harus menderita sakit dan kehilangan bayi akibat dipaksa melakukan aborsi oleh sang pacar yang berprofesi sebagai dokter.

“ Atas kejadian tersebut, saya langsung mencari tahu dimana keberadaan dia tinggal, dan berhasil mengetahui keberadaannya di wilayah Cipondoh Tangerang,” ungkapnya, Kamis (28/1/2021).

Dirinya menuturkan bahwa pacar dari putrinya yang berprofesi sebagai seorang dokter itu berinisial AD.

“Pacar anak saya itu bekerja dibeberapa rumah sakit (RS) di wilayah kota Tangerang,” lanjutnya.

Masih kata LDA, ia sangat menyayangkan sikap seorang dokter yang tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya, bahkan keluarganya tidak merespon positif atas perbuatan salah satu anggota keluarganya.

“Saya datang ke rumahnya menemui orangtua AD untuk minta tanggung jawab anaknya.Tapi sampai dua kali saya minta untuk menikahi putri saya walau hanya sehari, tetap mereka tidak mau, dengan alasan tidak mau menyandang status duda, bahkan menantang saya terserah mau lapor mana,” ujarnya dengan nada kesal bercampur sedih.

Atas perlakuan AD terhadap putri sulungnya, LDA melalui pengacara melaporkan oknum dokter berinisial AD itu ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kota Tangerang.

“Saya sudah melaporkan dia ke IDI, saya harap ada keadilan, IDI memberikan sanksi kepada seorang Dokter itu, yang sudah melanggar etika sebagai seorang dokter dengan tega melakukan aborsi terhadap anak saya sebagai pacarnya,” ungkapnya.

Sementara LYP (25) tahun menambahkan bahwa perkenalan dirinya dan AD bermula dari jejaring sosial media pada 2017 yang lalu namun bertemu pada 2019, sampai menjalin percintaan hingga melakukan hubungan suami istri.

“Kejadian yang merenggut kehormatan itu sudah terjadi di tahun 2019, berlanjut sampai 2020, dan sekitar bulan April 2020 terjadi aborsi di kamar kos saya di Serpong,” ungkap LYP.

Singkat cerita LYP mengaku hamil dengan kandungan berusia 7 Minggu dan dipaksa untuk aborsi oleh AD.

“ Awalnya dia suruh saya cari obatnya, tapi dia yang dapat obatnya, dia juga yang maksa masukin ke mulut saya, padahal saya ingin mempertahankan janin itu, namun tetap dia tidak mau, bahkan saya ditinggalkan begitu saja serta nomor HP saya pun dia blokirnya,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan Oknum Dokter berinisial AD belum bisa ditemui untuk dikonfirmasi.

Penulis : Tim.

print

Dirgahayu Kota Tangerang

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top