Sumatera Selatan

Akibat Kecelakaan Guru Terbaik SMP Daarul Aitam Palembang Meninggal Dunia

Terbit Tanggal 23 Januari 2021 oleh Media iGlobalNews


SUMSEL, IGLOBALNEWS.CO.ID – Berita duka menyelimuti keluarga besar SMP Daarul Aitam, yang beralamat di Jalan.Telaga Swidak, 14 Ulu Palembang berduka disebabkan salah satu guru terbaiknya, bernama Sarwoedi, S.Pd telah meninggal dunia karena kecelakaan ditabrak mobil, Kamis (21/1/2021).

Hal tersebut dibeberkan salah satu guru SMP Daarul Aitam, Rendy, iya menyebutkan, kecelakan salah satu guru yang merengut jiwa yang mengjar di SMP Daarul Aitam saat kemarin sore dan istirahat sejenak lalu keluar menuju ke Kawasan Jakabaring di Jalan. H.Bastari disaat na’as itu terjadi, Sarwoedi sedang menepikan kendaraan roda dua kesayangannya dipinggir jalan raya, yang cukup jauh dari badan jalan, guna dia membantu memperbaiki kerusakan kendaraan motor milik adiknya.

Saat diketepian jalan itu mereka berdua sedang fokus memperbaiki motornya, lalu secara tiba-tiba kendaraan mobil dengan kecepatan tinggi tak terkedali menabrak sikorban Sarwoedi dengan mutlak, terluka cukup parah pada wajah dan dikepalanya robek mengucur darah deras mengalir membasahi pakaiannya terlihat rapi berprofesi Guru Matematika, Alumni Universitas PGRI, yang kejadian peristiwa naas terjadi petang hari pada Pukul 17:00 WIB, terlentang koma tak sadarkan di tempat kejadian perkara (TKP) tak jauh dari RS Bunda.

Kondisi yang memprihatinkan dan tak sadarkan diri (Koma,red) Sarwoedi dari TKP langsung di oleh warga setempat langsung dibawa Rumah Sakita (RS) terdekat (RS Bunda). Namun takdir berkata lain akibat terluka cukup para akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada 20:30 WIB di RS Bunda.

salah saru Guru terbaik di SMP Daarul Aitam

Photo Sarwoedi (Alm) salah saru Guru terbaik di SMP Daarul Aitam Palembang.

“Sarwoedi (Alm) dari RS Bunda, yang langsung dibawa para anggota keluarganya menuju kerumah duka di Perumahan Musi Palem Indah Sungai Pinang,” ungkapnya.

Baca Juga  Askolani : Saya Prihatin Terkait Ditangkapnya Anak Wakil Bupati Banyuasin

Masih Redi, Alm meninggalkan seorang Isteri, Heni Suprianti, S.Pd dan dua orang, yaitu Nabila Putri Ambar Sari, dan M.Rasyid Alfatih, serta perjalanan karier didunia mengajar semasa hidupnya, profesi guru didua tempat, sebut saja di SMP Daarul Aitam Palembang serta di SMP Negeri 2 Jejawi tempat beliau mengabdi.

Lanjut Rendy, kami (para guru) merasa sangat kehilangan dengan sosok seorang guru terbaik, dan mempunyai dedikasi serta tanggungjawab yang tinggi terhadap tugasnya.

” Selamat Jalan Saudara kami (Sarwoedi, Red), yang semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT. Aamiin,” pungkasnya.

Penulis : Wancik.

print

Dirgahayu Kota Tangerang

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top