Bandung

Jelang Akhir Program Triple Untung Plus, Samsat Bandung Tengah Terus Perketat Prokes

Terbit Tanggal 8 Desember 2020 oleh Media iGlobalNews


BANDUNG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Jelang Akhir Program Triple Untung Plus, Kepala Pusat (Kapus) Samsat Bandung Tengah, Drs. Rohana, MM., melalui Kasubag Tata Usaha (TU) Samsat Bandung Tengah, Nailil menjelaskan terkait upaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020 melalui program Triple Untung Plus tahun 2020, kita kebetulan sudah bekerjasama antara Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan Bapak Wali Kota Bandung.

“Karna inikan kawaluyaan itu meliputi 10 (sepuluh) kecamatan wilayah kerjanya. Jadi disitu sudah kerjasama bahwa kita akan meningkatkan perolehan PAD, diantaranya melalui operasi terpadu, pembukaan gerai-gerai layanan di kecamatan. Kemudian dari pihak Pemkot juga ada kerjasama terkait layanan PBB,” paparnya.

Jadi disampai mereka menagih PBB, petugas-petugasnya juga membawa brosur-brosur mengenai program Triple Untung Plus. Kemudian petugas tersebut menyampaikan kepada masyarakat bahwa sekarang itu lagk ada program Triple Untung Plus yang akan berakhir sampai dengan tanggal 23 Desember 2020.

“Jadi alhamdulillah setiap hari trend pendapatan meningkatan,” ujarnya.

Ternyata masyarakat itu, tambahnya, sudah mulai tahu ketika di akhir-akhir program di triwulan akhir. Bahkan kemarin saya lihat di tiktok baru ada itu di tiktok terkait istilahnya mengenai program pemutihan kalau dulu, tapi sekarang enggak ada lagi program pemutihan seperti dulu. Jadi kalau sekarang itu disebutnya program pembebasannya denda adminitrasif, itu tahu-tahunya di bulan November awal, jadi kesini.

“Alhamdulillah sekarang wajib pajak sudah mulai banyak lagi,” ucapnya.

Terkait dengan operasi terpadu, lanjhtnya, kita tidak hanya kerjasama dengan pihak Pemkot saja, malahan kita juga kerjasama dengan pihak kepolisian setempat (polsek), dan itu kita laksanakan setiap tahun.

“Di awal tahun triwulan pertama operasi terpadu pernah kita laksanakan, tapi karna adanya Covid-19 anggaranya di potong, jadi operasi terpadu adanya cuma di triwulan pertama saja, untuk triwulan ke 2 dan seterusnya tidak ada,” tuturnya.

Baca Juga  Kantor Pelayanan Samsat Pajajaran Ditutup, Kembali Buka Pada Hari Senin

“Nah maksud saya gini, operasi itu kerjasama dengan polsek setempat. Kebetulan sekarangkan lagi ada operasi protokol kesehatan, kita buka layanan di daerah itu. Contohnya kita bukan layanan di depan pasar Kosambi, itu kalau enggak salah hampir setiap hari ada operasi protokol kesehatan. Sekaligus kita membuka layanan Samsat Keliling (Samling) disitu.

“Alhamdulillah kerjasama-kerjasama seperti itu walaupun istilahnyakan tidak perlu di anggarkan, tapi animo masyarakat disitu cukup antusias,” tuturnya.

Dikatakannya, selama program Triple Untung Plus berjalan PAD yang sudah diterima Samsat Bandung Tengah hampir 70%.

“Sampai dengan kemarin PAD nya baru hampir 70%,” sebutnya.

Dengan adanya pandemi Covid-19 ini diakuinya untuk mencapai target dari program Triple Untung Plus memang berat. Namun kita akan teurs berupaya dengan berbagai upaya seperti dengan cara mendekatkan layanan kepada masyarakat.

“Dengan upaya seperti itu nantinya bisa mencapai target,” harapnya.

Terkait dengan penerapan protokol kesehatan di Samsat Bandung Tengah. Ia mengatakan saya kebetulan Ketua team penanganan Covid-19 di daerah Kawaluyaan, itu setiap wajib pajak yang datang wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Kalau di dalam gedung samsat kita sudah menyediakan mulai dari tempat duduk sudah kita kasih jarak, dan kita juga selalu mengingatkan wajib pajak agar menjaga jarak, bila ada yang tidak pakai masker kita kasih masker, karna kita sudah menyediakan masker,” katanya.

“Begitu wajib pajak sudah masuk ke dalam ruang layanan, kemudian kita lihat ada yang berkerumun langsung kita ingatkan agar menjaga jarak. Memang kadang-kadang wajib pajak itu kalau ingiatkan, meraka umpamanya berdua sama saudara atau suami istri, itu kadang-kadang bilangnya pak itukan istri saya! Tapi meskipun begitu tetap kita ingatkan supaya jaga jarak, saya juga kadang-kadang langsung turun kebawah untuk mengawasi, cuma karna sekarang lagi kita rapat aja jadi saya bisa turun kebawah,” sambungnya.

Baca Juga  Cegah Terjadinya Kerumunan, Pihak Samsat Pajajaran Himbau Masyarakat Bayar PKB Tahunan Secara Online

Masih kata dia, untuk masyarakat Kota Bandung terutama di wilayah Samsat Bandung Tengah, dihimbau silahkan untuk manfaatkan program Triple Untung Plus ini yang akan berakhir pada tanggal 23 November 2020, dimana dalam program tersebut banyak keuntungan yang bisa di dapat.

“Diantaranya yang pertama bebas denda pajak kendaraan, kemudian bebas denda BBNKB ke 2, kemudian bebas pajak progresif bagi yang BBN. Dan di samping itu ada diskon pajak kendaraan sampai dengan 10% untuk wajib pajak yang taat membayar pajak sebelum jatuh tempo. Kemudian ada diskon sampai dengan 100% untuk tunggakkan pajak tahun ke 5 dan seterusnya. Kemudian yang terakhir untuk BBN 1 untuk kendaraan yang baru ada diskon 2,25%. Di samping itu semua ada hadiahnya juga,” ujarnya.

Lanjutnya, ” Hadiahnya yaitu yang pertama ada umroh untuk 2 orang yang diundi pada akhir tahun 2020 bagi wajib pajak yang membayar pajak kendaraannya sebelum jatuh tempo. Jadi di samping ada diskon, namanya akan diundi pada akhir tahun, 2 hadiah umroh, 5 kendaraan honda beat, kemudian 10 tabungan bjb masing-masih sebesar 5 juta rupiah. Bagi yang nanti akan mendapat hadiah tersebut, nanti akan kita beri tahu sesuai NIK KTP dan data yang sesuai tertera di STNK,” pungkasnya.

Penulis : Sugiyanto.

print

Dirgahayu Kota Tangerang

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top