Serang

GRASAK Tagih Janji Kajati Banten Penanganan Kasus Korupsi Pengadaan Kalender

Terbit Tanggal 31 Desember 2020 oleh Media iGlobalNews


SERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Perkara dugaan kasus korupsi pengadaan kalender dilingkungan Pemkab Serang telah di tangani Kajati Banten sejak awal tahun 2020. Puluhan saksi telah dipanggil dan diperiksa dalam proses lidik perkara ini, Rabu (30/12/2020).

Pada November 2020 silam, penanganan perkara perkara ini ditunda dengan alasan kodusifitas pilkada Kabupaten Serang. Namun demikian, pihak Kajati Banten pun berjanji akan melanjutkan perkara ini setelah pilkada usai.

Namun hingga hari ini, Kajati Banten belum menujukan tanda – tanda akan melanjutkan penananganan proyek ini. Karena proyek pengadaan kalender tersebut menggunakan anggaran yang bukan peruntukannya. Dari data yang dihimpun anggaran digunakan pembuatan kalender oleh seluruh OPD dilingkup Kabupaten Serang dan Negara dirugikan sebesar Rp 2 milyar.

Tak hanya kasus dugaan korupsi kalender, kasus dugaan penyalahgunaan wewenang pemberian bantuan keuangan pada 110 desa untuk pembelian 110 unit ambulance desa. Dan perkara ini pun ditunda dengan alasan Pilkada.

Melihat penangan kasus yang terlunta lunta, kami entitas masyarakat Kabupaten Serang yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Serang Anti Korupsi (GRASAK) menuntut Kajati Banten yaitu :
1. Segera mulai penanganan perkara dugaan kasus korupsi pengadaan kalender sesuai janji dan siap melanjutkan penanganan perkara pasca Pilkada.

2. Segera mulai penanganan perkara dugaan kasus penyalahgunaan wewenang pemberiaan bantuan keuangan pada 110 Desa untuk pembelian Ambulance Desa, sesuai dengan Janji KAJATI Banten.

3. Tolak segala bentuk Intervensi (Tekanan) dari pihak manapun yang meminta penanganan kasus ini dihentikan, ungkapnya saat menggelar aksi.

Penulis : A Jueni.

print

Dirgahayu Kota Tangerang

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top