kriminal

Satreskrim Polresta Bandung Berhasil Menciduk R Tersangka Penganiayaan Terhadap Remaja

Terbit Tanggal 24 November 2020 oleh Media iGlobalNews

Sumber poto Google.

Sumber poto Google.

BANDUNG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung berhasil menciduk tersangka berinisial (R) lantaran sudah melakukan penganiyaan terhadap perempuan remaja asal Kabupaten Bandung. Sebelum melakukan penganiayaan, tersangka (R) ini telah melakukan perbuatan pelecahan seksual terhadap perumpuan remaja tersebut, bahkan barang-barang milik korban pun seperti hendphone dan motor milik korban dibawah kabur oleh tersangka.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, mengatakan kejadian tersebut bermula dari anak tersebut yang berkenalan dengan seorang pria di sosial media. Dua hari setelah berkenalan dan tegur sapa, keduanya sepakat untuk bertemu di wilayah selatan Kabupaten Bandung, pada pertengahan November 2020.

Keduanya bertemu kira – kira pukul 21:00 WIB. Pria berinisial R asal Garut yang berdagang di Soreang, Kabupaten Bandung tersebut melakukan pencabulan terhadap korban.

“Korban meminta imbalan kepada R. Tersangka tidak mau bayar dan langsung melakukan tindakan kekerasan terhadap korban,” tutur Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan yang dilansir pada laman Ayobandung.com, Senin (23/11/2020).

Tersangka menganiaya korban menggunakan bagian belakang golok yang dibawanya. Walaupun hanya menggunakan punggung golok, namun karena tenaga besar membuat korban mengalami luka serius dan harus dirawat.

“Korban mengalami luka pada bagian kepala dan harus dijahit. Sekarang keadaan korban sudah sembuh,” ujarnya.

Setelah melakukan penganiayaan, tesangka kemudian mengambil barang milik korban seperti telepon genggam dan sepeda motor.

“Korban ditinggalkan begitu saja dan harus berjalan sekitar 1 KM malam-malam untuk meminta pertolongan warga,” ungkapnya.

Tersangka sendiri melarikan diri ke Garut dan berhasil ditangkap oleh Satreskrim Polresta Bandung.

“Karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap, kami melakukan tindakan tegas dan terukur pada bagian kaki tersangka,” ujarnya.

Baca Juga  Pasca Ditutup Sementara, Kini Layanan Samsat Pajajaran Kota Bandung Telah Kembali Dibuka

Akibat perbuatannya, R diancam UU perlindungan anak dengan ancaman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun dan juga pasal 365 KUHPidana dengan ancaman minimal 9 tahun penjara.

Penulis : Sugiyanto.

print

New Note 1

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top