Hukum

Ketua Jari 98 Pendukung Paslon Nomor 3 Pilkada Tangsel Disidangkan Kasus Dugaan Money Politik

Terbit Tanggal 24 November 2020 oleh Media iGlobalNews

Ketua Jari 98, Willy di sidangkan di PN.Tangerang, Senin 23 / 11 / 2020 Perkara dugaan Politi uang Pilkada Tangsel.

Ketua Jari 98, Willy di sidangkan di PN Tangerang, Senin (23/11/2020) Perkara dugaan Politik uang Pilkada Tangsel.

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Terdakwa, Willy Prakasa, Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI) 98 sidang dalam Kasus Money Politik (Politik Uang) Pilkada Tangsel, Pendukung Paslon Nomor 3, Senin (23/11/2020) di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

Taufiq Fauzi, Kasipidum Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan (Kejari Tangsel) sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan bersama, Jaksa Gorut Kartika, Pompi dan Prima Yuda, dalam persidangan Perdana, lanjut ke pemeriksaan saksi.

Dalam surat dakwaan JPU, Willy Prakasa, Pada tanggal (26/9/2020) mengumpulkan massa di lapangan Bola Rawa Macek Tangsel bersama Jari 98 dan mengajak mendukung Paslon Nomoro 3 dan mengacungkan 3 jari.

Terdakwa, Willy membawa Toa, berorasi, sambil membagi bagi uang kepada masyarakat yang hadir di lapangan Bolo Rawa Macek, dan mengintruksikan untuk memilih Paslon No 3. dalam Pilkada, 9 Desember 2020.

Acara Pengumpulan masa dan bagi bagi uang, di lapangan Bola Rawa Macek yang di Prakarsai Terdakwa Willy Prakasa, Ketua Jari 98 dan Tim, ada Vidio dan di Uploud di salah satu Cenel Yutube.

Perbuatan terdakwa, menurut JPU dalam surat dakwaanya, melanggar Pasal 187 A undang undang No 10 Tahun 2016 Tentang Pilkada, untuk Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Taufiq Fauzi, lebih lanjut mengatakan, Sidang Pelanggaran Pilkada, waktunya sangat singkat hanya 7 hari kerja, makanya sidang dari pembacaan dakwaan langsung ke Pemeriaksaan saksi.

Ketua majelis hakim, Perdinand Marcos , dibantu hakim anggota. Wendra Rais dan R.Aji Suryo, yang memeriksa dan menyidangkan terdakwa, terlebih dahulu memeriksa identitas ke-7 saksi yang dihadirkan JPU, sebelum memberikan keterangan terlebih dahulu di sumpah.

Baca Juga  Walikota Tangerang Pimpin Upacara Hari Kemerdekaan RI ke-73 di Lapangan Ahmad Yani

Saksi Pelapor terdiri dat 3 orang, Rivaldi, Rizal Choirul yang berprofesi sebagai Pengacara dan Joko Prasetio, Swasta, dari Aliansi Masyarakat Tangerang Selatan Bersatu. (AMTSB). dan sudah menjadi peserta pemilih tetap dan terdaftar .

Para saksi dihadapan Majelis hakim, Rivaldi mengatakan bahwa di Hand Phone Rizal, sewaktu duduk di bengkel melihat ada Video di salah satu Canel Yutube, bagi bagi uang di Lapangan bola, Rawa macek, Tanggal 29 September 2020 ke – 3 saksi melaporkan video, yang bagi-bagi uang ke Bawaslu dan Polres Tangsel.

Saksi Sarifudin ke pada majelis hakim mengaku melihat lebih dari 10 orang yang menerima uang, sedangkan Rw Usman, melihat terdakwa memberi uang Rp 400 ribu untuk beli masker. Hasan melihat ibu ibu mendapat Rp 300 ribu untuk masak- masak. hanya itu Pak hakim yang saya lihat, katanya.

Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro, terdakwa, Willy Prakasa bukan sebagai Tim Kampanye, tapi hanya sebagai Pendukung Paslon no 3 walikota dan wakil yang menjadi Petahana.

Baca juga : Kajari Tangsel Siap Sidangkan Dugaan Kampanye Money Politik Pendukung Paslon Nomor Urut 3.

Kalau sebagai Tim Kampanye Paslon harus di daftarkan di KPU, yang mulai Kampaanye, sejak Tanggal 29 Agustus 2020 sampai 5 Desember 2020 dan Kejadian “Money Politik” yang menjerat terdakwa sudah masuk tahapan Kampanye, paparnya.

Penulis. : JP. Dasuha.

print

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top