Jakarta

Kapolri Larang Jajarannya Berfoto dan Swa Foto Gaya Begini Jelang Pilkada

Terbit Tanggal 23 November 2020 oleh Media iGlobalNews

Poto:Kapolri Jendral Idhan Azis.Sumber :Google

Photo Kapolri Jendral Idhan Azis, Sumber Google.

JAKARTA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Berkaitan dengan, Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan diselenggarakan pada Desember 2020 mendatang.

Kapolri Jendral Pol.Idham Azis mengeluarkan larangan bagi seluruh jajarannya tentang Gaya berfoto dan Swa foto yang berkaitan dengan kegiatan penyelenggaraan Pilkada.

Hal itu tertuang dalam surat telegram Kapolri nomor STR/800/XI/HUK.7.1./2020 tertanggal 20 November 2020 yang ditandatangani oleh Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Brigjen Ferdy Sambo atas nama Kapolri.

Berkut ini adalah larangan yang dimaksud dalam isi Telegram Kapolri tersebut.
1. Anggota Polri dilarang foto/selfie di medsos dengan gaya mengacungkan jari telunjuk, jari jempol, maupun dua jari membentuk huruf ‘V’ yang berpotensi dipergunakan oleh pihak tertentu untuk menuding keberpihakan atau ketidaknetralan Polri.
2. Anggota Polri dilarang membantu mendeklarasikan paslon.
3. Anggota Polri dilarang memberi atau meminta atau mendistribusikan janji hingga bantuan dalam bentuk apa pun.
4. Anggota Polri dilarang juga menggunakan dan menyuruh orang lain memasang atribut pemilu.
5. Anggota Polri dilarang hadir atau menjadi pembicara dalam kegiatan deklarasi, rapat, kampanye, dan pertemuan partai politik, kecuali dalam rangka pengamanan berdasarkan surat perintah tugas.
6. Anggota Polri dilarang mempromosikan, menanggapi, menyebarluaskan gambar atau foto bakal pasangan calon kepala daerah, baik melalui media massa, media online, dan media sosial.

Tak hanya itu, dilanjutan isi Telegram Kapolri tersebut tertulis dengan tegas bahwa polisi dilarang melakukan kampanye hitam, dilarang menganjurkan untuk golput, dilarang memberi informasi perolehan suara, dan dilarang menjadi panitia penyelenggara Pilkada.

Diakhir isi Telegram Kapolri tertulis bahwa setiap anggota yang tidak mematuhi hal tersebut akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga  Gagal Berangkatkan Jemaah ke Arab Saudi, Izin PPIU Bisa Dicabut

Penulis : Jfr.

print

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top