Seputar Banten

Tokoh Banten dan JTR Dukung Polisi Sikat Oknum Wartawan Pembeking Peredaran Obat Daftar G

on

Kabid humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi SIK

Photo Kabid humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi SIK.

BANTEN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Maraknya peredaran gelap obat Daftar G jenis Tramadol dan Heximer di wilayah Provinsi Banten. Mendapat tanggapan serius dari pihak kepolisian Polda Banten.

Kabid humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi SIK menegaskan bahwa Pihak Polda Banten akan menindak tegas para pengedar maupun toko yang menjual obat daftar G tersebut.

“Kami akan Gas pol, tak ada ampun lagi. Jikalau nanti ada oknum Aparat atau oknum wartawan yang membekingi perdaran obat terlarang kami sikat,” tegasnya.

Untuk oknum yang mengaku-aku wartawan serta membekingi perdaran obat- obatan terlarang, tolong teman- teman wartawan yang lain support kami yah jikalau di gass pol,” tegas Kombes Edy Sumardi pada wartawan.

“Untuk itu kita berkomitmen bersama memberantas peredaran gelap obat-obatan daftar G demi menyelamatkan anak-anak dan generasi muda,” sambungnya.

Hal senada diucapkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kebudayaan Seni Tari dan Silat (Kesti) Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) Kabupaten Serang Tb. Arif Hidayat.

Tb Arif mengapresiasi kinerja Polda Banten, khususnya Polres Serang yang tegas menindak peredaran obat-obatan terlarang dan narkotika di wilayah hukumnya, Senin (12/10/2020).

Disisi lain Tb. Arif Hidayat juga menyayangkan jika perederan obat- obatan yang merusak generasi muda itu tumbuh subur akibat dibekingi oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.

obat Daftar G jenis Tramadol dan Heximer

Obat Daftar G jenis Tramadol dan Heximer.

Malah kabarnya ada oknum yang mengaku sebagai ketua organisasi kewartawanan nekat membuat kesepakatan dengan pengusaha toko obat dengan maksud melindungi serta memuluskan usaha peredaraan obat-obatan daftar G jenis Tramadol dan Hexymer di Kabupaten Serang.

“Sikat habis, siapapun yang ada di belakangnya. Karena hal ini dapat merusak generasi-generasi muda yang akan datang. Selain itu juga dapat merusak nama baik daerah kita,” ujar Tb. Arif.

Baca Juga  Kapolda Banten, Salurkan Zakat, Infaq dan Sedekah Anggota Polri Kepada Masyarakat yang Kurang Mampu

Arif berharap dan mendesak kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan kepolisian untuk menindak tegas pelaku-pelaku bisnis haram tersebut tanpa memandang profesi serta latar belakangnya.

“Saya berharap kepada aparat pemerintah dan penegak hukum untuk menindak tegas pelaku usaha maupun oknum-oknum yang terlibat dalam peredaran barang haram itu. Jangan pandang bulu,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya wartawan Kabupaten Serang dari Redaksi Dimensi News sempat mendapat intervensi setelah menayangkan berita terkait oknum Ketua Organisasi wartawan bekingi peredaran obat terlarang di wilayah Banten. Oknum tersebut mengaku sebagai anggota wartawan Jurnalis Tangerang Raya (JTR) dan berusaha mengintervensi.

“Ada yang mencoba intervensi wartawan saya terkait pemberitaan itu. Oknum itu mengaku anggota JTR. Tetapi setelah kami kroscek ke Bu Ayu Kartini selaku Ketua JTR, nama oknum tersebut tidak terdaftar di organisasi JTR,” ungkap Noto Prayitno Redaksi Dimensi News, Rabu (14/10/2020).

Menanggapi hal itu, Ketua Jurnalis Tangerang Raya, Ayu Kartini menyesalkan adanya oknum yang mengaku-ngaku sebagai anggota JTR.

“Dimensi News itu juga bagian dari kami, jadi jangan coba-coba ada oknum mengaku-ngaku anggota JTR, apa lagi mengintervensi pemberitaan,” tegasnya.

Penulis : Jfr.

print

About Media iGlobalNews

Media online iGlobalNews adalah media informasi dan inspirasi. Media iGlobalNews mengabarkan berita secara cepat, tepat, terpercaya dan memberikan sajian secara aktual, tajam dan kredibel.

Recommended for you