Sulawesi Tengah

Bupati Ale Bantilan, Terduga Penyerobot Kebun Kelapa Rakyat Dilapor Ulang Ke Polres

on


TOLITOLI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Setelah 6 berdiskusi dengan Perwira Unit Pengawasan Penyidik (Panit Wasidik Ditreskrimum Polda Sulteng, Iptu Hery dan Ipda Jefrey di ruang kherja Kasat Reskrim Polres Tolitoli, selasa 13 Oktober 2020, yang menyarankan buat laporan baru, pemilik kebun kelapa Hasanudin alias Udin lamatta akhirnya melaporkan kembali Moh Saleh Bantilan atau Ale Bantilan, terduga penyerobot kebun kelapa rakyat pdi Kelurahan Nalu, kini lokasi rumah Adat pada hari itu juga, Selasa (20/10/2020).

Ditemui di Mapolres Tolitoli, Udin Lamatta mengungkapkan saran Panit Wasdik Ditreskrimum Polda itu sebagai respon atas dua surat laporannya kepada Itwasda Polda tertanggal 12 Maret 2019 dan 1 Oktober 2020 lalu.

Dikatakan ketuan DPW Media Online (MOI) Sulteng itu, kedua suratnya ke Itwasda tersebut mempertanyakan tindak lanjut proses pemeriksaan perkara penebangan dan pemagaran kebun kelapa miliknya oleh Bupati terdahulu, dan melibatkan ketua KNPI Tolitoli Ale Bantilan yang terhenti belasan tahun lalu tanpa penjelasan pasti.

Ditambahkan, sesuai laporan polisi Nomor 7 250/X/2020/SPKT/Res Tolis yang diteken Aiptu Hilman Riawan tanggal 13 Oktober 2020, pihaknya berikan keterangan setebal tujuh (7) halaman kepada penyidik Ipda Soenatun,SH diruang Unit Pidum Tim II Reskrim Polres Tolitoli, selasa (13/10/2020), dengan empat (4) penyidik pembantu Brigadir Tawakkal, Andi Ahmad Nur, Abd.Hafid, dan Brigadir Fahmi.

“Sesuai saran panit wasidik Hery tadi, keterangan saya sebanyak tujuh halaman itu merupakan keterangan untuk melacak titik berhentinya proses pemeriksaan perkara yang saya laporkan tempo hari,” sebutnya usai memberikan keterangan.

Dituturkan Hasanudian, saya haturkan terima kasih kepada semua pihak, tak kecuali lima penyidik yang sudah berikan pelayanan guna meneruskan proses pemeriksaan perkara yang terhenti belasan tahun silam.

Baca Juga  Gelombang Demonstrasi Terus Bergejolak di Morowali Tolak UU Cipta Kerja

Sementara itu, Panit Wasidik Ditreskrimum Polda Sulteng, Iptu Hery membenarkan saran yang diberikan di ruang kasat Reskrim siang itu sebagai respon dua surat Udin Lamatta ke Itwasda Polda Sulteng.

“Iya, merespon itu (surat,red). Jadi petunjuk kami dari wasidik, karena kasusnya sudah lewat 15 tahun, maka solusinya dibikinkan laporan baru kemarin itu. Pokoknya tetap kita pantau perkembangan penanganan selanjutnya,” ujarnya.

Terkait ini, Polres Tolitoli, dalam hal diwakili Kasat Reskrim, Iptu Rijal,SH mengatakan kami sudah memeriksa Pak Udin selaku pelapor, tentu kita mengumpukan bukti-bukti dengan alat bukti maupun barang bukti.

“Nah, untuk tindak lanjutnya kita periksa saksi-saksi dulu. Jadi Pak Udin minta tolong proaktif menghadirkan saksi-saksi yang membenarkan, kalau tidak ada bagaimana caranya,” terang Iptu Rijal, sambil menambahkan, nanti tehniknya penyidik, siapa semua yang harus dipanggil.

Dihubung via nomor WhatsApp 0811-4xxx-234 miliknya, Bupati Tolitli Moh Saleh Bantilan, tidak merespon. WhatsApp konfirmasi yang dikirim awakmedia ini kepanya hanya dijawab dengan mengirimkan foto kampanye Jokowi bersama JK sedang mengancungkan tiga jari.

Tapi baiklah, yang pasti laporan polisi Nomor 250/X/2020/SPKT/Res Tolis tanggal 13 Oktober 2020 itu Ale Bantilan dicematkan dengan pasal 167 yang intinya barangsiapa dengan melawan hak orang lain masuk dengan memaksa ke dalam pekarangan yang dipakai orang lain, atau sedang ada disitu dengan tidak ada haknya, tidak dengan segera pergi dari tempat itu atas permintaan orang yang berhak atau atas nama orang yang berhak dihukum penjara selama-lamanya 9 bulan.

Dan kini sudah lima (5) hari, namun menurut Hasnaudin yang dihubungi satu jam lalu, upihaknya belum menerima kabar apa-apa dari Polres Tolitoli tentang perkembangan laporannya tersebut.

Baca Juga  Hutang Pemda Tolitoli ke Kontraktor Capai Rp 16 Miliar

Penulis : red

print

About Media iGlobalNews

Media online iGlobalNews adalah media informasi dan inspirasi. Media iGlobalNews mengabarkan berita secara cepat, tepat, terpercaya dan memberikan sajian secara aktual, tajam dan kredibel.

Recommended for you