Jakarta

Komnas PA Meminta Ketua Panwascam Segera Menyerahkan Diri

on

Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak

Photo Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas PA.

JAKARTA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mendesak BT (46) tahun Ketua Panwascam Narumonda, Kabupaten Toba terduga pelaku kekerasan seksual terhadap ponakannya sendiri selam 8 tahun segera menyerahkan diri sebelum Polres Toba menangkap paksa. Untuk mepertanggungjawakan perbuatan BT terhadap ponakannya (maen kandungnya,red).

“saya sebagai Ketua Umum Komnas PA, menghimbau agar saudara BT menyerakan dirilah Kepada Polres Toba, sebelum anda di tangkap secara paksa. Kalau anda terus bersembunyi, tindakan anda akan lebih merugikan diri anda sendiri. Seharusnya anda melindungi keponakan anda sendiri, bukan justru merusak masa depan anak sekaligus ponakan (maen-dalam adat Batak). Apalagi anda berprofesi sebagi Wartawan yang setiap hari memberitakan kasus yang sama kepada publik sebagai kontrol sosial (social control), ee.ee..ternyata andalah predatornya yang sudah sepatutnya mendapat hukuman yang setimpal dan luar biasa atas perbuatanmu sendiri,” ungkap Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak melalui keterangan persnya, MInggu (27/09/2020) kepada sejumlah media di Jakarta.

Lanjutnya, “Oleh karenanya menyerahlah dan jangan lari dan terus bersembunyi, bertanggungjawab lah, desak Arist.

Dalam kesempatan ini, Arist mengapresiasi Kasat Reskrimum Polres Tobasa yang telah menemukan dua alat bukti dan setelah melakukan gelar kasus untuk menetapkan BT sebagai tersangka, oleh karenaya menyerahlah, imbau Arist.

Untuk memastikan proses hukum dan pemulihan Psikologis korban, “saya akan berkordinasi dengan Polres Toba untuk urusan penegakan hukum dan segera membentuk Tim pemulihan dan rehabilitasi sosial korban dan meminta bapak Parlin Sianipar untuk menanggungjawab sebagai sebagai Kordinator pelaksana Perlindungan Anak di Tobasa,” ujarnya.

Dan dalam waktu yang tidak begitu lama, Tim Komnas PA mengagendakan bertemu pimpinan daerah, Ulama dan pemimpin gereja, tokoh adat untuk membicaraka dan mencari solusi terhadap meningkat kasus kekerasan seksual dan pelanggaran hak anak dalam bentuk lainnya yang dilakukan orang terdekat di Tobasa, pungkas Arist.

Baca Juga  Komnas Perlindungan Anak Serukan Sekolah di Rumah Saja Sampai Indonesia Bebas Covid-19

Penulis : Nero.
Sumber Komnas PA.

print

About Media iGlobalNews

Media online iGlobalNews adalah media informasi dan inspirasi. Media iGlobalNews mengabarkan berita secara cepat, tepat, terpercaya dan memberikan sajian secara aktual, tajam dan kredibel.