Sulawesi Tengah

Pemkab Morowali Bahas Persiapan Belajar Tatap Muka

Poto : Pemkab Morowali bahas persiapan belajar tatap muka dengan Tim gugus Covid 19

Photo Pemkab Morowali bahas persiapan belajar tatap muka dengan Tim gugus Covid-19.

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali bahas persiapan belajar tatap muka di sekolah dengan Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid -19 dipimpin langsung wakil Bupati Morowali Dr.H.Najamudin di aula kantor Bupati Morowali kompleks Fonuasingko Desa Bente, Kecamatan Bungku tengah, senin (10/8/2020).

Rapat tersebut dihadiri Dandim 1311 Morowali diwakili oleh Pasi Pers Kodim, Kepala Kejaksaan Negeri Bungku, Ketua Pengadilan Negeri Agama Kabupaten Morowali, masing-masing Pimpinan OPD, para Camat, para Kepala Puskesmas serta tamu undangan lainnya.

Juru bicara Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Morowali Ashar Ma’ruf menuturkan, terhitung sejak tanggal 13 Maret 2020 hingga saat ini jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Morowali terdiri 14 orang, dengan rincian 12 sembuh dan 2 meninggal

Sementara yang diambil sampelnya dengan metode di Swab test sebanyak 452 orang, pemantauan orang yang melakukan perjalanan sebanyak 27.757 orang, tuturnya.

Ashar Ma’ruf mangatakan, Pada tanggal 8 Agustus 2020 Kabupaten Morowali masih masuk zona orange.

Hari ini masih menunggu hasil Swab test sebanyak 13 orang dan apabila hasilnya negatif maka kita masuk dalam zona kuning, katanya.

Ia menambahkan, tujuan pelaksanaan pertemuan hari ini yaitu untuk mendapatkan ijin dari Ketua Gugus Covid-19 terkait proses belajar tatap muka di sekolah.

Persetujuan dari Menteri Pendidikan, pernyataan dari orang tua murid, pernyataan dari sekolah dengan kesediaan mengikuti protokol kesehatan serta kesediaan tanggung jawab Dinas Pendidikan,” kata Juru bicara penanganan Covid-19 yang juga merupakan kepala Dinas kesehatan, PP dan KB kabupaten morowali.

Sementara Wakil Bupati Morowali Dr. H.Najamudin, menyebutkan bahwa disamping kita mengikuti perkembangan Covid-19, namun juga kita mengikuti dampak yang ditimbulkan akibat Covid-19, sebutnya.

Baca Juga  Arena Judi Sabung Ayam di Bahodopi Dibakar Aparat Gabungan

Rapat kita hari ini untuk membahas proses belajar tatap muka di sekolah pada masa pandemi.

Pembelajaran jarak jauh memiliki kelemahan yang cukup banyak. Efektivitas pelaksanaan proses belajar mengajar diharapkan menghasilkan siswa yang berkualitas dan yang paling tepat dan efektif yang proses belajar mengajar secara tatap muka,” kata Wakil Bupati.

Ditambahkan, Dinas Pendidikan merupakan tim Tekhnis, hari ini kita tidak berbicara tentang Covid-19 melainkan berbicara pendidikan demi masa depan.

Proses belajar mengajar dengan tatap muka akan kita design namun tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Pilihan tersebut harus kita tentukan serta pelaksanaan tersebut tetap menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Daerah, tambahnya.

Hari ini semua komponen menginginkan proses belajar mengajar dilaksanakan di sekolah, proses pembelajaran dengan sistem sekarang melalui online sangat tidak mendukung untuk dilaksanakan di Kabupaten Morowali dikarenakan kondisi jaringan yang tidak mendukung.

Bahkan banyak kesulitan yang kita hadapi dengan sistem pembelajaran yang sementara berjalan saat ini. olehnya Dinas Pendidikan sudah menyiapkan strategi dan akan kita bahas secara bersama-sama, pungkasnya.

Peliput : Abd Rahman Tanra.

print

Berita Populer

To Top