Sumatera Utara

Warga Mompang Madina Kembali Blokade Jalan Lintas Sumatera


MADINA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Warga Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali melakukan demo blokade jalan lintas sumatera, Kamis (2/7/2020).

Informasi dihimpun aksi kedua ini mereka lakukan disebabkan ada 3 orang warga mereka yang ditangkap atas kejadian aksi pada Senin 29 Juni 2020 kemarin. Dan mereka meminta polisi membebaskan pelaku tersebut. Identitas 3 orang tersebut belum dijelaskan pihak Kepolisian Polres Madina.

Dapat diketahui hari Senin kemarin, warga melakukan aksi blokade jalan menuntut Kepala Desa (Kades) mundur karena mereka duga oknum Kades melakukan penggelapan dan tidak transparan dalam penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) Covid-19. Aksi tersebut berujung kericuhan hingga pembakaran 2 unit mobil dan 1 unit sepeda motor.

Lalu, pada hari Kamis aksi blokade jalan kembali terjadi yang dimulai sekitar pukul 10:00 WIB.

“Benar, warga kembali melakukan aksi blokade jalan. Mereka tidak terima ada proses hukum atas kerusuhan kemarin. Namanya pelanggaran hukum pasti ada proseslah. Dan kita baru melakukan pemeriksaan, mereka sudah bereaksi dan menutup jalan,” kata Kepala satuan Reserse Kriminal Polres Madina AKP Azwar Anas.

Pantauan awak media di lokasi, kondisi saat ini semua jenis kendaraan tidak diizinkan melintasi jalan dikarenakan masyarakat menghambat jalan dengan kayu dan lainnya. wartawan pun tidak diizinkan masuk ke lokasi untuk peliputan.

Tokoh masyarakat M.Roy Irawan.SH menyampaikan, kita berharap kepada Bupati madina, Kapolres Madina dan seluruh elemen lainnya serta tokoh agama, pemuda dan lainnya agar permasalahan yang terjadi dapat di lakukan secara musyawarah antara pengetua adat yang selama ini kita junjung. permasalahan Kades tersebut biarlah pihak berwajib dan pemda yang proses, jangan lah kita menghambat perekonomian di Madina hanya dengan permasalahan yang seharusnya bisa di selesaikan secara bijak.

Baca Juga  Kapolres Madina Bagikan Masker Kepada Para Pengemudi Kenderaan yang Melintasi Mako Polres Madina

“Kita percayakan kepada penegak hukum yang proses masalah tersebut. Kalau memang ada penahanan atau pemeriksaan kepada 3 orang warga untuk proses hukum biarlah penegak hukum yang bekerja,” ujar M.Roy Irawan kepada media.

Penulis : Udin.

print

Berita Populer

To Top