Sumatera Selatan

Tiga KSM Dapatkan Pelatihan dari KOTAKU

on


SUMSEL, IGLOBALNEWS.CO.ID – Pelatihan kelompok Swadaya Masyarakat KSM diikuti oleh LKM Kelurahan Silaberanti LKM Kelurahan Karang Jaya dan LKM Kelurahan 30 Ilir di Sekretariat LKM Silaberanti Kecamatan Jakabaring Palembang, Sabtu (17/7/2020).

Peserta pelatihan sebanyak 15 orang merupakan perwakilan dari KSM tiga kelurahan yang masing masing kelurahan diwakili oleh 5 orang peserta.

Ketua panitia pelatihan Rudi hartono dari KSM Silaberanti mengungkapkan, sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dari KOTAKU anggaran biaya pelatihan sebesar RP 2,4 juta setiap KSM untuk dua hari pelatihan Sabtu dan Minggu, karena kita terdiri dari tiga kelempok swadaya masyarakat maka jumlah anggaran sebesar Rp 7,2 juta. Uang ini sudah dibelikan alat tulis, buku, dan benner Covid-19 , konsumsi dan transport peserta.

Koordinator KOTAKU Subhan saat di konfirmasi iglobalnews melalui telpon celulernya menjelaskan, tujuan pelatihan terhadap KSM ini merupakan pemantapan sebelum mulai pekerjaan, karena ada dua faktor penting yang tidak boleh diabaikan dalam pelaksanaan bantuan pemerintah kepada masyatakat tahun anggaran 2020 yaitu.

1. Protokol kesehatan Covid-19, yang mana kita harus memutus mata rantai penularan serta membantu meringankan beban bagi masyatakat yang terkena dampaknya, yaitu mengajak mereka ikut bekerja dengan upah yang sesuai dengan keahliannya.

2. Masalah Laporan Pertanggung jawabannya (LPJ), bukan hanya pertanggung jawaban secara tertulis saja akan tetapi tanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan oleh pembangunan tersebut, misalnya sampahnya, ke amanannya serta pemeliharaannya.

Oleh karena itu KSM perlu diberikan pemahaman oleh para nara sumber yang sudah berpengalaman dari.tim KOTAKU.

Zul, Fasilitator tehnik LKM tiga kelurahan ini menekankan bahwa pada pelaksanaan pekerjaan harus benar benar mengikuti RAB yang sudah di buatnya , karena RAB tersebut sudah digodok oleh tim yang ada di KOTAKU tim OC- 4 dan sudah disetujui oleh PPK.

Baca Juga  Speedboat Tabrak Pohon, Tukang Serang dan Kernet Meninggal Dunia

Sedangkan Dwi Senior faskel lebih menitikberatkan pembahasan mengenai administrasi pertanggung jawaban pekerjaan, terutama dibidang pengadaan barang dan jasa, serta hasil survey tiga toko non lelang terbatas, karena survey harus dilakukan minimal dua minggu sekali dan dibuat pelaporannya, sebab mungkin terjadi perubahan harga barang, tutup Dwi.

Tenaga ahli overseigh 04, TA- OC 4 Susita memberikan pengarahan kepada peserta pelatihan tentang tenaga kerjanya.

tenaga kerja dalam pelaksanan progam ini mengutamakan tukang yang sudah di sertifikasi dan masyarakat yang berpenghasilan rendah MBR. dan yang terkena na dampak Covid-19, disetiap LKM minimal harus menyediakan tenaga kerja 34 orang.

Dalam pelatihan ini juga diharapkan kepada kelompok masyatakat yang sudah menerima tambahan ilmu dari para nara sumber agar dapat diterapkan pada program pemerintah lainnya yang ada di wilayah kita masing-masing dan yang tak kalah pentingnya dalam pelaksanaannya. Jangan lupa ikuti protokol Covid-19 pakailah masker rajin cuci tangan pakai sabun, serta pakai alat pengan diri APD yang sudah ditentukan, tegas Susita.

Terkait laporan pertanggung jawaban LPJ Susita menegaskan, kepada KSM harus memperhatikan semua pengeluaran sampai yang se kecil kecilnya setiap belanja harus ada nota atau kwitansinya, termasuk pembelian metrai harus dimasukkan juga kedalam pembukuan pengeluaran terkadang ada metrai yangtak terpakai.

“Apa bila terjadi perubahan harga barang maka selisihnya di masukkan kedalam swadaya sebab hal ini bisa menjadi temuan saat audit dari pihak BPKP,” tutup Susita.

Penulis : Danil.

print

About Media iGlobalNews

Media online iGlobalNews adalah media informasi dan inspirasi. Media iGlobalNews mengabarkan berita secara cepat, tepat, terpercaya dan memberikan sajian secara aktual, tajam dan kredibel.

Recommended for you