Tangerang

Simak Ketentuan Penyembelihan Hewan Qurban Dimasa Pendemi

Photo penyembelihan hewan Qurban. (Sumber Google)

Photo penyembelihan hewan Qurban, (Sumber Google).

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Jelang Hari Raya Iedul Adha yang jatuh pada 10 Zulhijah 1441 H atau hari Jumat 31 Juli 2020 mendatang.

Kementerian Agama telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441 H/2020 M dimasa pendemi.

Dalam Surat Edaran No SE.18Tahun 2020 tersebut termuat ketentuan tentang penyelenggaraan Shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban produktif dan aman dari Covid-19.

Berikut petikan Surat Edaran dari Kementerian Agama terkait ketentuan penyembelehan hewan kurban.
Pertama adalah penerapan phisycal Distancing atau jaga jarak fisik yaitu :
1. Pemotongan hewan kurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik.
2. Penyelenggara mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan, hanya dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban.
3.Pengaturan jarak antar panitia pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging.
4. Pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik.

Kedua, penerapan kebersihan personal panitia yakni :
1. Pemeriksaan kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh di setiap pintu atau jalur masuk tempat penyembelihan dengan alat pengukur suhu oleh petugas.
2. Panitia yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan.
3. Setiap panitia yang melakukan penyembelihan, pengulitan, pencacahan, pengemasan, dan pendistribusian daging hewan harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan.
4. Penyelenggara hendaklah selalu mengimbau para panitia agar tidak menyentuh mata, hidung, mulut, dan telinga, serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.
5. Panitia menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, serta memperhatikan etika batuk, bersin, dan meludah.
6. Panitia yang berada di area penyembelihan harus segera membersihkan diri atau mandi sebelum bertemu anggota keluarga.

Baca Juga  WH : Pemerintah Sudah Memberikan Akses Kepada Para Pelaku Ekonomi

Ketiga penerapan kebersihan alat yaitu :
1. Melakukan pembersihan dan disinfeksi seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan, serta membersihkan area dan peralatan setelah seluruh prosesi penyembelihan selesai dilaksanakan.
2. Menerapkan sistem satu orang satu alat. Jika pada kondisi tertentu seorang panitia harus menggunakan alat lain maka harus dilakukan disinfeksi sebelum digunakan.

Penulis : Jfr.

print

Berita Populer

To Top