kriminal

Polisi Berhasil Amankan Pelaku Rampokan Mobil Pajero Milik Surati

Barang Bukti mobil Pajero

Photo BB mobil Mitsubushi Pajero Sport Dakar.

SUMSEL, IGLOBALNEWS.CO.ID – Polda Sumatera Selatan saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap RS otak yang merupakan pelaku perampokan mobil mewah yang menimpa Surati (37) tahun.

Sementara tersangka JN alias Usman (46) tahun kini telah ditangkap petugas bersama barang bukti (BB) mobil korban jenis Mitsubushi Pajero Sport Dakar warna putih dengan plat nomor BD 113 RI.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan Kompol Suryadi mengatakan, mereka langsung melakukan penyelidikan setelah mendapat laporan dari korban. Hasilnya, petugas mendapatkan handphone korban jenis Samsung telah dijual oleh tersangka.

“Dari penemuan handphone korban itu penyelidikan kembali dilanjutkan, akhirnya tersangka terdektesi berada di Keramasan, Kertapati Palembang,” kata Kompol Suryadi, Jum’at (03/07/2020)

Suryadi mengatakan, saat penangkapan berlangsung, mereka mendapatkan barang bukti berupa mobil korban yang mulai di pereteli untuk dijual.

Mobil tersebut sebelumnya mendadak mogok di tengah jalan saat di bawah kabur oleh tersangka RS.

Mereka niatnya mau menjual mobil tersebut ke seseorang, namun karena mogok akhirnya batal dan mobil itu mau di pereteli kemudian baru dijual. RS saat itu masih buron,” ujarnya.

Pihak kepolisian pun mengimbau agar RS dalam waktu dekat untuk segera menyerahkan diri. Sebab petugas telah mengetahui identitasnya dan kini masih dilakukan pengejaran.

“Jika tidak menyerahkan diri, kami akan berikan tindakan tegas,” ucap Kompol Suryadi.

Diberitakan sebelumnya, JN melakukan aksi perampokan bersama rekannya RS yang DPO pada Selasa 30 Juni 2020 kemarin, di kawasan Jalan Soekarno Hatta Palembang.

Mulanya, korban Surati baru saja mengambil legalisir raport anaknya di sekolah dan mengendarai mobil jenis Pajero Sport warna putih.

Baca Juga  Wagub Sumsel Resmi Lantik Darma Budhi Gantikan Posisi Ucok Hidayat

Ketika melintas dilokasi, kejadian, dari arah sebelah kanan mendadak Joni bersama RS langsung memepet mobil korban untuk dipaksa menepi lantaran kedua orang ini mengaku sebagai anggota polisi dan hendak melakukan pemeriksaan bahwa di dalam mobil tersebut ada narkoba.

Korban yang menghentikan mobilnya langsung di borgol oleh Usman. Sedangkan RS langsung mengambil alih kemudi dan membawa korban ke kawasan Jalan Irigasi Palembang.

Disana, korban dipaksa untuk turun oleh kedua pelaku hingga akhirnya Surati pun harus pulang berjalan kaki hingga sampai kerumahnya.

Penulis : Edi pirang.

print

Berita Populer

To Top