Tangerang

Ortu Siswa SD di Kota Tangerang Masih Bingung dengan Pola Belajar Melalui Vidio


TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan Kota Tangerang meluncurkan Program Pedidikan Belajar melalui Vidio dengan mengakses aplikasi TNG Live.

Program tersebut diluncurkan sebagai solusi cerdas Pemkot Tangerang saat ditetapkanya larangan sementara Belajar tatap muka di daerah Zona Merah penyebaran Covid-19.

Namun aplikasi canggih serta mendapat penghargaan MURI tersebut faktanya tak mudah di emplementasikan untuk pelajar Sekolah Dasar (SD) serta bagi orang tua murid yang gaptek (Gagap Teknologi) serta kurang mampu.

Seperti yang disampaikan oleh beberapa orang tua murid yang ditemui secara acak oleh iglobalnews.co.id di kediamnya masing masing.

“Waduh mas, kita masih bingung gimana caranya, harus nanya terus sama gurunya di group Whatsup sekolah,” ujar salah seorang orangtua murid yang anaknya sekolah di kelas IV Sekolah Dasar Negeri.

Sementar Warni (bukan nama sebenarnya,red) mengatakan, terpaksa mencari hutangan untuk membeli hape android buat putrinya belajar.

“Saya sampe cari hutangan buat beli hape anak, wong bapaknya saja gak pake hape android. Belom lagi Kuota,” ujar Warni yang putrinya duduk di kelas III SD.

Sementara Rina yang putranya duduk dikelas IV disebuah Sekolah Dasar Negri di Karawaci Tangerang mengaku lebih nyaman menggunakan Buku Tema Ketimbang menggunakan Video.

“Kalo menurut saya lebih enak menggunakan buku. Apalagi kalo kedua orang tua sianak bekerja. Pengasuhnya lebih mudah ngajarin dengan mengisi soal-soal dibuku. Yang dikhawatirkan, kalau pengasuh anak gak mengerti apa maksud dan perintah tugas sekolah yang ada di dalam video,” jelasnya.

Diketahui memang Aplikasi TNG Live ini baru dapat diakses dengan cara mendownloadnya terlebih dahulu.

Kemudian setelah terinstal, orang tua murid memilih ruang Layanan Pendidikan, selanjutnya pilih ruang Tangerang Belajar. Disitulah Video tersedia menurut kelas dan Tema belajar anak.

Baca Juga  SOSIALISASI AMDAL PT VERTIS INDONESIA DI SAMBUT ANTUSIAS

Terpisah Kepala Dinas Kota Tangerang Hj. Masyati Yulia, SH, MAP melaui pesan whatsapp mengatakan bahwa program seperti ini masih baru dan pihak sekolah masih dalam taraf mensosialisasi.

“inikan masih baru, pihak sekolah masih terus mensosialisasikan berkenaan dengan pembelajaran melalui vidio, ini masih masa memperkenalkan, keadaan sekolah dan juga guru- guru nya dll, sebetulnya para guru maunya juga belajar tatap muka dengan anak didik, tapi kondisi daerah kita yang belum memungkinkan untuk belajar tatap muka,” jelasnya singkat.

Penulis : Jfr.

print

Berita Populer

To Top