Sumatera Selatan

LKM Menggelar Temu Kangen Bersama Wakil Walikota Palembang


PALEMBANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) menggelar temu kangen dengan Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, kegiatan tersebut digelar di kediaman pribadi Jln seruni no 39 RT 01 RW 01 kelurahan bukit lama kecamatan Ilir Barat I Palembang, Senin (29/06/2020).

Dalam kegiatan Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, Yeni mengungkapkan, semejak 2007 hubungan antara Lembaga Keswadayaan masyarakat dengan pemerintah Kota Palembang terjalin seperti keluarga, apa-apa yang mau disampaikan oleh masyarakat melaui LKM dapat disampaikan langsung baik kepada Wali Kota maupun kepada wakilnya oleh karena itu harapan kita semoga kerja sama ini semakin ditingkatkan, ujar Yeni pada kegiatan.

“LKM yang hadir pada acara Silaturahmi
merupakan perwakilan dari empat kecamatan yakni Kecamatan Jaka baring, Kecamatan Pelaju darat, Kecamatan Ilir Barat I serta Kecamatan Seberang Ulu I.

Pada kegiatan Koordinator LKM Kota Palembang Subhan melaporkan kepada Wawako bahwa tahun 2020. LKM yang mendapatlan dana, BPM ada 7 kelurahan, Kelurahan Silaberanti, Kelurahan Karang jaya, Kelurahan 29 ilir, Kelurahan 30 Ilir, Kelurahan 32 Ilir, Kelurahan 35 Ilir dan Kelurahan 36 Ilir.

“Pelaksanaan kegiatan insya Allah di minggu pertama bulan Juli 2020, sehubungan dengan akan dimulainya kegiatan, maka kami semua mohon petunjuk dan arahan dari Wakil Wali Kota,” pinta Subhan.

” Selamat datang di kediaman kami serta mohon maaf lahir dan batin, karena pada saat lebaran 1441H kita lalui dan berdiam diri di rumah akibat wabah Covit 19,” tutur Wakil Walikota Palembang dengan senyumnya yang khas.

Wakil Walikota berharap, mayarakat Kota Palembang sehat dan sejahtera, namun seperti kita ketahui bersama bahwa kita masih dalam suasana pandemi Covit-19, sehubungan dengan itu mari kita bersama sama bahu membahu bekerja extra menghadapi untuk memutus mata rantai penyebaran Covit-19, harapnya.

Baca Juga  Polda Sumsel Gelar Apel Gabungan, Jelang Pelantikan Presiden

Terkait dimulainya kegiatan LKM Fitri menegaskan, bekerjalah sebaik baiknya sesuai dengan juklak juknis yang ada karena dana yang diberikan oleh pemerintah kepada LKM tersebut tujuannya adalah untuk menghilangkan kumuh di kota yang kita cintai ini, jangan sampai dana yang diberikkan tidak memberikan perubahan dari lingkungan yang kumuh menjadi lingkingan yang bersih sehat dan berestetika. Melaksanakan pekerjaan nanti harus mengikuti protokol kesehatan tentang Covit 19 Pakai masker, Cuci tangan pakai sabun dan jagalah jarak. LKM harus menyiapkan tempat cuci tangan, dan jangan lupa agar ada panitia gugus tugas Covit yang ditunjuk.

Dalam rangka untuk memulihkan perekonomian yang melemah akibat Covit 19 pemerintah Kota Palembang menganggarkan pinjaman tanpa bunga tanpa agunan untuk masyarakat hususnya Kota Palembang, beber Fitri.

” Tahun 2020 dianggarkan sebanyak 4 ribu orang pelaku usaha kalau mau pinjam dana ke Bank Palembang, akan tetapi sekarang baru rerakomodir sekitar 400 orang besarnya pinjaman antara 3 juta sampai dengan 6 juta, dan direncanakan ada pula pinjaman mandiri yang bunganya tidak lebih dari 6% (persen) kepada anggota LKM agar disampaikan ke Lurah dan Camat untuk memfasilitasi pinjaman tersebut jangan sampai kesempatan ini tidak di manfaatkan oleh masyatakat Palembang,” ungkapnya.

” Untuk syaratnya sudah mempunyai usaha dan umur tidak lebih dari 55 tahun, sedangkan bagi yang umurnya sudah lebih sari 55 tahun namun dia masih punya tanggungan anak isteri maka dapat mengatasnamakan anaknya,” katanya.

Lanjutnya, Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan SMPN gratis semuanya, tidak ada pendaftatan dan SPP uang LKS uang perpisahan bahkan rencananyya setiap murid akan mendapat bantuan buku gratis, karena sudah ada dana Bos, bahkan guru honor gajinyapun dibayar dari dana Bos.

Baca Juga  Sambut Hari Kartini, Polda Sumsel Gelar Baksos Peduli Covid-19 Terhadap Masyarakat

“Saya tidak mau ada anak-anak yang tidak sekolah lantaran tidak punya biaya, terang Fitri kepada media iglobalnews.

Komite adalah untuk menjembatani antara sekolah dengan wali murid, caranya komite mencari donatur alias tidak boleh dibebankan dengan wali murid. Untuk Kartu Indonesia sehat (KIS) sejak 2019 Kota Palembang sudah 90% (Persen) punya kis yang berlaku nasional diseluruh Indonesia dengan catatanbrumah sakit sudah l bekerja sama dengan BPJS. Seluruh masyatakat Kota Palembang harus punya KIS, ujar Fitri.

Kartu KIS berlaku untuk kalangan menengah kebawah jadi saya berharap agar program pemerintah Kota Palembang dalam rangka meringankan beban warga ini disampaikan kepada masyarakat oleh LKM. Disamping itu adalagi yang namanya Program City gas, yang di rencanakan pada tahun 2024 menjadi city gas saran saya agar dalam pelaksanaannya nanti disandingkan dengan kegiatan LKM yang sudah melakukan pembangunan infra struktur, tutup Fitri dalam kegiantan temu kangen.

Penulis : Danil.

print

Berita Populer

To Top