Hukum

Kapuspenkum Kejagung RI : Tidak Ada Pemukulan Terhadap Wartawan Ricardo Ronald


JAKARTA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Menanggapi adanya berita dari salahsatu media Online berjudul ‘Wartawan Law-justice.co Dipukul Wakil Kapuspenkum Kejaksaan Agung’ yang dimuat pada Kamis pukul 15.06 WIB, diklarifikasi oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) RI Hari Stiyono SH,MH.

Untuk klarifikasi berita dimaksud, pada hari yang sama, Kamis (23/7/2020) pukul 19:30 WIB, Kapuspenkum Kejagung RI Hari Setiyono melakukan konferensi Pers dimuka pintu kantor Puspenkum Kejagung RI di Jakarta. Hari menegaskan, Tidak ada pemukulan terhadap wartawan Ricardo Ronald sebagaimana disebut dalam berita media online Law-justice.co.

“Pemberitaan tersebut tidak benar dan fakta yang terjadi sesungguhnya adalah bahwa kami berjalan bersama dengan M. Mijkrof Kabid Medmas dan M Isnaeni Kasubid Humas, juga bersama-sama dengan beberapa wartawan dan ketua Forwaka (Forum Wartawan Kejaksaan Agung) Zamzam Siregar menuju ruang kerja Kapuspenkum, bertemu dengan Ricardo Ronald yang sedang duduk dipembatas taman didepan kantor Puspenkum”

Selanjutnya, menurut Kapuspenkum, dirinya menyapa dan mengajak serta Ricardo Ronald masuk dan duduk diruang tamu Puspenkum Kejagung RI. Pada saat itulah M. Isnaeni mengatakan kepada dirinya, “Ini pak Kapus, wartawan yang memuat berita tidak benar dan tanpa klarifikasi” seraya M. Isnaeni menepuk pundak Ricardo Ronald dan menanyakan, mengapa membuat berita yang judulnya tendensius dan dan menuduh institusi Kejaksaan, tanpa menunggu data yang disepakati akan diberikan 27 April 2020.

Isnaeni juga melontarkan kekesalannya atas cara kerja Ricardo Ronald yang tidak memegang janji akan menerima data yang diperlukan pada Senin, 27 April 2020, namun terlebih dahulu memuatnya dengan mengutip informasi tanpa izin dari narasumber melalui pembicaraan WhatsAp dengan judul ‘Klaim Bohong Kejaksaan Sita Aset Supersemar’ yang terkesan menuduh institusi Kejaksaan.

Baca Juga  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Lantik Enam Orang Eselon Satu di Gedung Kementerian PU jakarta

Setelah mengungkapkan kekesalannya tersebut, disarankan agar wartawan law-justice diingatkan saja, sehingga Kasubbid Kehumasan tidak mempermasalahkannya lagi, dan M. Isnaeni pun kembali keruang kerjanya.

Setelah itu, Kap[uspenkum Kejagung RI Hari Setiyono mengajak Ricardo Ronald beserta ketua Forwaka Zamzam Siregar untuk mendengarkan apa yang akan disampaikan Ricardo Ronald yang ternyata menanyakan perkembangan penanganan kasus Akusisi Tiphone oleh Telkom, dan ditanggapi oleh Kapuspenkum bahwa kasus tersebut sudah cukup lama sehingga butuh waktu untuk menemukan dokumennya kembali dan menjanjikan akan diberi informasi dalam waktu dekat (setelah peringatan Hari Bhakti Adhyaksa).

“Setelah itu, yang bersangkutan (Ricardo Ronald,red) pamit dengan disaksikan pula oleh ketua Forwaka dan berapa anggotanya yang masaih menunggu didepan halaman Puspenkum Kejagung RI tanpa insiden apapun,” tegas Hari Setiyono.

Sebelumnya, Sabtu 25 April 2020, terbit berita terkesan tendensius yang dimuat oleh media online law-justice.co berjudul, “Klaim Bohong Kejaksaan Sita Aset Supersemar” dimana sebelumnya melalui pembicaraan WhatsAp antara Ricardo Ronald dengan M. Isnaeni, informasi data berita terkait baru akan diberikan kepada Ricardo pada Senin 27 April 2020.

Kapuspenkum Kejagung RI Hari Setiyono Menyimpulkan terkait berita berjudul ‘Klaim Bohong Kejaksaan Sita Aset Supersemar’ dan ‘Wartawan Law-justice.co Dipukul Wakil Kapuspenkum Kejaksaan Agung’ akan diambil langkah-langkah sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999, dan jika memang perlu untuk dilaporkan ke Dewan Pers.

Penulis : Richard Aritonang.

print

Berita Populer

To Top