Jambi

Kades Pelawan Jaya Menyayangkan PDAM Tirta Sako Batuah di Wilayahnya Tidak Terurus


SAROLANGUN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Kepala Desa (Kades) Pelawan Jaya H Arifin sangat menyangkan Booster Pump PDAM Tirta Sako Batuah yang terletak di Desa Pelawan Jaya Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun Jambi, tidak terurus dengan Baik.

Hal ini dikatakan H Arifin pada Senin (6/7/2020), dikatakannya, ” Kalau kami memandang melihat dari hari ke Hari ini tidak ada kepengurusannya, kami sebenarnya merasa kecewa melihat uang negara yang di kucurkan untuk kesejahteraan masyarakat yang puluhan miliar yang dibuat tidak terawat, tidak diurus oleh pihak terkait.”

” Jadi kami mohon agar pihak terkait agar betul betul di urus dengan sebenar benarnya, salah satu contohnya air ini Jika penuh ini bak tampung, aliran air ini ke tanah orang, padahal pembuangannya ada, itu sudah tersumbat dengan rumput-rumput ini yang tidak diurus tidak di kelola dengan baik.

” kita sangat menyayangkan dan sangat prihatin karena pemerintah mengucur kan dana hingga puluhan miliar itu untuk kesejahteraan masyarakat tapi realisasinya pihak yang terkait, pengurus PDAM ini, ini kami berani mengatakan tidak di urus, kantor nya sudah hancur tidak terurus, penuh kotoran dan sebagainya.

” Kenapa ini bisa terjadi, Karena untuk yang Jaga saja diambil dari kabupaten lain, dari Muara Tara, padahal masyarakat di sekeliling sini masih banyak yang tidak bekerja,” katanya.

H Arifin berharap agar pihak terkait dalam penangan air bersih di Kabupaten Sarolangun agar dapat melihat hal ini dengan baik dan menjaganya.

” Karena saya yakin pemerintah ketika membangun ini lengkap dengan operasional nya, Na, kemana biaya operasionalnya?, kata H Arifin.

Lebih lanjut dijelaskan H Arifin jika PDAM Tirta Sako Batuah yang berada di Desa Pelawan Jaya dibangun pada tahun 2014 lama tidak dimanfaatkan, mungkin adahal menyangkut tehnis, tapi tahun 2019 baru beroperasi lagi namun tidak maksimal, padahal Masyarakat sangat Membutuhkan Air Bersih, ungkap H Arifin.

Baca Juga  Warga Asal Kabupaten Sarolangun Sukses Terpilih Sebagai Pemain Terbaik se Provinsi Jambi

Pantauan media ini di lapangan jendela pintu kaca sudah pecah, kondisi tempat Slsudah semak, rumput tumbuh dengan subur, pada saluran pembuangan limbah tersumpal dengan Gundukkan Rumput Mati, Pada Halaman depan tanah warga sudah tergerus diduga akibat aliran air PDAM meluber dari bak tampung, pada Kondisi Pagar enselnya sudah diikat dengan kabel bekas.

Terkait hal ini Dirut PDAM Tirta Sako Batuah Kabupaten Sarolangun Sargawi saat di konfirmasi Selasa (7/7/20) mengatakan, ” itu sudah saya perintahkan ke anak buah, Kades Juga jangan seperti itulah caranya lapor ke kantor jangan masuk-masuk ke Facebook, Alanak buah itu tidak mengerti, saya tidak dapat laporannya itu masalahnya, Kalau saya dapat Laporan nya sudah selesai saya buat, Jangan kayak gitu apa maksudnya kades itu, Kades itu saya dak suka masuk pada pandangan fraksi apo masuk ke Pelawan Jaya Facebook Kades, telpon saya mintak nomor Hp saya, seperti itu orang jangan cari-cari kesalahan, lapor ke DPRD, lapor ke Direkturnya kalau Direkturnya sudah di komplain tidak ditanggapi baru, sepeti itu, itu baru namanya membangun komunikasi, anak buah saya salah saya tegur saya Marahi,” katanya.

Saat di singgung Masalah anak buahnya orang dari Muara Tara Dirut PDAM Tirta Sako Batuah Kabupaten Sarolangun tidak membantah, ” itu masuknya dari Jaman Pak Madel dulu, bukan masuk baru kemarin, sudah 16 tahun di PDAM.

” Kemarin sudah saya telepon kepala unit tolong itu dibenarin.”

Dijelaskan Sargawi masalah air mengalir ke tanah warga karena air itu sudah penuh pompa lambat nembak. ” Mis komonikasi bae sebenarnya,” kata Sargawi.

Penulis : AR

print

Berita Populer

To Top