Jambi

7 Pelaku PETI Asal dari Kabupaten Pati Ditangkap Polisi


SAROLANGUN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Sebanyak 7 orang pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berasal dari Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tangah, di tangkap Polisi pada saat sedang beroperasi.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan pada Senin Kemarin 6 Juli 2020, sekira Pukul 11:40 WIB, di Desa Pulau Pandan Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun Jambi.

Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/A-56/VII/2020/SPKT/Res Sarolangun, tanggal 06 Juli 2020, beserta surat perintah tugas Nomor : SP. Gas /76 / VII / Res.5.5 /2020, tanggal 06 Juli 2020, serta surat perintah penyidikan nomor : SP.Sidik/ 65 / VIII Res 5.5 /2020, tanggal 06 Juli 2020.

Para pelaku yang diamankan antara lain, Mh, SY, Wd, St, Ry, Wr, Sr dan Sk. Ke-7 orang pelaku, rata-rata berasal dari Kabupaten Pati Provinsi Jawa tengah.

Hal ini dikatakan Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto SIKM,Si Memalui Humas Polres Aiptu Ruslan, dijelaskannya, ” pada hari Senin tanggal 06 Juli 2020 Sekira Pukul 11:40 WIB, pelapor bersama-sama dengan dua orang rekannya melakukan tangkap tangan terhadap pelaku yang sedang melakukan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berada di daerah Sungai Kuro Desa Pulau Pandan Kecamatan Limun kemudian Para pelaku dan Barang bukti dibawa ke Pores Sarolangun guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Pelapor bersama-sama dengan dua orang rekannya Briptu Afdy dan Bripda Bernandus yang melakukan tangkap tangan terhadap para pelaku.

Beberapa Barang Bukti (BB) yang juga diamankan antara lain,1 Unit Mesin Diesel merk TIANLI warna Biru,1 Set Keongan, 1 buah Pipa Spiral warna biru,1 buah Pipa Paralon 2 buah Karpet, 1 buah besi cabang enam, 1 buah selang dengan panjang sekira 3 meter.

Para Pelaku dikenakan Pasal 158 Setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (Lima) tahun dan denda paling banyak Rp.100 miliyar.

Baca Juga  Lubuk Beringin, Wisata Kabupaten Muara Bungo yang Miliki Panorama Indah

Penulis : AR

print

Berita Populer

To Top