Lombok

Pertamina akan Bangun Pertashop di 7 Desa Lombok Timur

LOMBOK TIMUR, IGLOBALNEWS.CO.ID – Dalam waktu dekat Kementerian BUMN RI akan mengucurkan anggaran yang diperuntukkan untuk pembuatan Pertamina Desa yang dinamakan Pertashop, bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) diseluruh Nusantara.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Timur, Muksin. Ia mengatakan, “Di Lombok Timur ada 7 desa yang mendapat Rekomendasi dari Pertamina untuk membangun Pertashop.”

“Adapun ke 7 desa tersebut yakni, Desa Jurit, Pesanggrahan, Kotaraja, Tetebatu Selatan, Sugian, Menceh dan Desa Suela,” ucap Muksin pada media iglobalnews, Senin (15/06/2020).

“Ini adalah peluang emas bagi daerah kita diberikan SPBU gratis oleh pemerintah melalui pertamina dengan nama Pertashop. Adapun pengelolaannya bekerjasama dengan BUMDes setempat,” ucap Muksin.

Terlebih lagi, lanjut Muksin, “Pengurusan izin sebuah Pertamina tidaklah mudah dan butuh biaya ratusan juta rupiah. Sedangkan Pertashop ini mendapatkan izin langsung gratis dari Pertamina. Adapun terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Dinas PMPTSP siap membantu,” ujarnya.

Dengan adanya Pertashop ini, tentunya akan memberikan dampak positif, khususnya pendapatan untuk Pemerintah Desa dan BUMDes setempat. Selain itu, Pertashop ini juga diberikan kemudahan dengan harga beli dan jual bahan bakar yang cukup terjangkau oleh pemerintah setara dengan pembelian di SPBU pada umumnya.

Lebih jauh disampaikan Muksin, untuk pembuatan Pertashop, Desa harus menyiapkan lahan yang strategis untuk memudahkan akses keluar masuknya mobil Tangki BBM pertamina. Adapun terkait anggaran untuk sebuah Pertashop, desa menyiapkan anggaran sekitar Rp800 juta, dan pelaksanaan pengerjaan ditargetkan dalam waktu 3 bulan dimulai sejak bulan Juni.

“Namun, jika desa tidak punya anggaran untuk membangun Pertashop dengan alasan anggaran dan sebagainya, desa juga bisa menggunakan pihak ketiga atau investor,” pungkasnya.

Baca Juga  Generasi Millenial Harus Aktif Jaga NKRI

Reporter: Jhon.
Editor: Dny.

print

Berita Populer

To Top