Jambi

Pemdes Rangkiling Simpang Mengklarifikasi Kegiatan BLT DD Agar Jangan Menjadi Polemik Bagi Masyarakat

Terbit Tanggal 10 Juni 2020 oleh Media iGlobalNews


SAROLNGUN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Rangkiling Simpang Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun Jambi pada Rabu (10/6/2020), mengklarifikasi kegiatan BLT DD bagi warga Rangkiling Simpang yang merasa tidak tersentuh karena ada aturan dan Kreteria Penerima Manfaat dari Bantuan tersebut.

Hal ini dikatakan Antoni Iswadi selaku kasi Pemerintahan di Desa tersebut, memang ada beberapa warga yang layak menerima bantuan telah terlebih dahulu sudah menerima bantuan Jaringan Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun Berupa Bantuan Beras 20 Kg/Kepala Keluarga (KK), itu karena bantuan BLT DD belum ada, dan orang-orang yang menerima dari bantuan tesebut memang sangat layak dan harus di bantu.

Dikarenakan ada di antara mereka yang menerima BLT DD, mereka tidak akan di berikan lagi bantuan JPS Pemda Pada tahap lll nanti, karena sudah ada nama nama warga yang lain sebagai Penerima biar semua mendapatkan bantuan sesuai dengan hasil Musyawarah Desa.” Kata Antoni Iswadi.

Dan data yang menerima Bantuan Beras itu bukan desa yang mendata melainkan data Dari BAZNAS Kabupaten Sarolangun itu data lama.” Tambahnya.

Untuk warga atas nama Akmal maka nya tidak mendapatkan bantuan BLT DD, dikarenakan istrinya atas nama Fatimah telah mendapatkan Bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Lebih lanjut dijelaskan Antoni Iswadi, untuk atas nama nenek Sarah makanya tidak di bantu dari BLT DD, karena sesuai dengan Surat Edaran Bupati Sarolangun No 106 tahun 2020, tanggal 20 April 2020 pada poin 3 b, di karenakan nenek Sarah telah mendapatkan bantuan dari program PKH bahwa di sebut dalam Peraturan Bupati Sarolangun No 45 tahun 2020 tanggal 27 April 2020 pasal 10.6 (a dan b) oleh karenanya menurut peraturan tersebut maka Pemdes Rangkiling simpang tidak bisa menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang telah menerima dari bantuan lain.

“Semoga dengan adanya Klarifikasi dari Pemdes ini, agar semua Masyarakat Rangkiling Simpang bisa mengetahui dan memahaminya.”

Selain itu Antoni Iswadi juga menjelaskan, beberapa bantuan yang masuk ke Desa Rangkiling Simpang selama masa Pandemi Covid-19 ini antara lain, ” yang pertama masuk bantuan Beras (JPS) 20 Kg sebanyak 90 KPM, Terus ada juga Bantuan dari Beras 5 Kg Dari Bupati Sarolangun sebayak 100 KPM, dari PT SGM Paket Sembako semua masyarakat menerima dari bantuan tersebut, dari PT SPC 86 paket untuk fakir miskin 26 paket untuk anak yatim, selanjutnya bantuan dari PT TDE sebanyak 90 paket sembako untuk Fakir Miskin, baru masuk lagi BST Kemensos sebanyak 53 KPM, baru Realisasi BLT DD sebanyak 106 KPM, untuk Bansos JPS Provinsi sebanyak 25 KPM masih menunggu Realisasinya, dan untuk BPNT ada sebanyak 50 KPM dan ada usulan sebanyak 10 KPM lagi, untuk Program PKH ada 30 KPM, dan ada Penambahan sebanyak 8 KPM. Hampir seluruh masyarakat Rangkiling Simpang yang layak, telah mendapatkan bantuan selama Pandemi Covid-19 ini.” Tutupnya

Penulis : AR.

print

Dirgahayu Kota Tangerang

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top