Tangerang

Waduh.. Daging Sapi Dicampur Babi Beredar di Kota Tangerang, Dua Pelaku Diamankan


TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota (Polrestro Tangkot) berhasil mengungkap penjual oplosan Daging Sapi Dicampur Babi di daerah Pasar Bengkok Ciledug Kota Tangerang, Sabtu 16 Mei 2020.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol.Sugeng Hariyanto bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Abduh Surahman dalam acara konferensi Pers di Halaman Mapolres, Senin (18/05/2020).

“Dua pelaku telah berhasil diamankan berinisial AD berasal dari Banten dan RT berasal dari Cipondoh Kota Tangerang,” jelas Kapolres memulai Keteranganya.

Kapolres menambahkan,dari hasil keterangan kedua tersangka di ketahui bahwa Daging Babi yang digunakan sebagai campuran daging sapi tersebut berasal dari Palembang.

“Daging Babi tersebut berasal dari Palembang melalui Tersangka RT.Motif nya untuk mencari keuntungan, karena harga dagang Babi lebih murah dijual Rp.70.000 perkilogram. Mereka sudah beroperasi menjual daging oplosan ini dari bulan maret lalu,” imbuh Kapolres.

Kronologi terungkapnya perdagangan Daging sapi oplosan tersebut berawal saat petugas dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang melakukan sidak rutin di beberapa Pasar di Kota Tangerang termasuk di Pasar Bengkok Ciledug Kota Tangerang. Petugas DKP mencurigai adanya daging sapi yang dijual dibawah harga pasar di lokasi tersebut (Pasar Bengkok).

Kemudian petugas DKP mengambil sempel daging untuk dilakukan pemeriksaan, dan hasilnya Positif. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke kepolisian Resort Metro Tangerang Kota.

Di tempat yang sama Kepala DKP Abduh Surahman mengatakan, untuk meyakini daging tersebut oplosan, petugas berulang kali melakukan pengecekan.

“Untuk dijadikan alat bukti yang kuat polisi meminta sampel yang dimiliki DKP diperiksa ke laboratorium yang memiliki akreditasi,” jelas Abduh.

“Setelah dinyatakan positif ada campuran daging babi, pelaku langsung digiring ke Polres Metro Tangerang Kota,” imbuhnya.

Baca Juga  SMK Putra Rifara Turut Meriahkan Sertijab Kecamatan Teluknaga

Abduh juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan lekas tertarik dengan harga Daging murah.
“Memang agak sulit membedakanya, apalagi setelah ditambahkan dengan formalin dan sebagainya, masyarakat diharapkan berhati hati, ingat jangan lekas tertarik dengan harga murah, aroma daging babi lebih amis terasa.dan dagingnya berwarna lebih putih, “imbau Abduh.

Kini kedua pelaku penjual Daging oplosan harus mendekam di jeruji besi guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Penulis : Jfr.

print

Berita Populer

To Top