Jawa Tengah

Proyek Jembatan DD Tahap 1 Ditalangi Dana Pribadi Oleh Kades Bongkok

Terbit Tanggal 8 Mei 2020 oleh Media iGlobalNews


TEGAL, IGLOBALNEWS.CO.ID – Pembangunan Proyek jembatan di RW 01 Desa Bongkok Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal sudah berjalan dari 2 pekan yang lalu, Proyek yang di anggarkan melalui Dana Desa Tahap 1 sementara pendanaanya di talangi oleh Pihak kepala Desa Bongkok, karena Dana Desa tahap 1 belum di cairkan. (07/05/2020).

Sementara Kepala Desa Bongkok Ratib menjelaskan, “Dengan adanya saya menalangi dahulu pendanaan pembuatan Jembatan di Rw 01 di desa saya, karena masyarakat desa banyak yang mengeluhkan jembatan sudah rusak kok tidak di betul-betulkan, dengan adanya desakan itu saya lalu menalangi dahulu anggaranya supaya jembatan bisa dibangun,” beber Kades.

Lanjut Kades, “memang pada saat itu saya tidak koordinasi dengan pihak kecamatan maupun Dipermades, karena saya itu orangnya terang-terangan masyarakat juga mendesak saya terus, walau nantinya juga ada BLT yang dianggarkan di Dana Desa tapi saya tetap akan talangi dulu dana jembatan itu, Dana Desa Di desa bongkok mencapai 1 milyar 40 juta tahap 1 pencairan DD 40% sedangkan di potong BLT 30%, nantinya juga dana talangan saya dikembalikan kalau DD cair tahap 1,” ungkapnya.

Sedangkan ketua PKA Selani perangkat desa menyampaikan, “saya sebelum mengerjakan proyek jembatan tersebut sudah berkoordinasi dengan tim pendamping dari pihak kecamatan pak asrori, dan dibolehkan kalo tahap pertama buat pembangunan fisik serta dibolehkan pakai dana talangan pribadi dulu, kami juga dalam pelaksanaan swakelola serta tetap mengutamakan mutu kwalitas, memang kalo pembatuan kami belah manual di tempat jadi beli batu blonos di pecah di tempat proyek,” tandas ketua PKA

Lanjut Selani, “Memang kalo SK PKA belum disiapkan pak kades karena ini emang keadaan mendesak jadi kita cepat-cepat supaya proyek berjalan dulu tetapi tetap nantinya SK PKA akan dibuatkan Kades untuk kami, walau semntara ini belum ada tapi proyek sudah berjalan,” terangnya, Selasa (05/05/2020).

Dengan adanya pandemi covid-19 semua Anggaran DD Tahap 1 di ubah menjadi bantuan langsung tunai (BLT) Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 40/PMK.07/2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 205/PMK.07/2019 Tentang Pengelolaan Dana Desa. Dana yang akan digunakan untuk BLT ini, nantinya akan bersumber dari DD yang digunakan untuk mengurangi dampak ekonomi akibat wabah virus Corona di daerah pedesaan.

Begitu pula dengan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 6 tahun 2020 tentang Perubahan atas Permendesa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa.

tahun 2020 ini untuk mengantisipasi dan menyesuaikan perkembangan yang ada saat ini yaitu Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang berimbas pada berbagai sendi kehidupan dan pembangunan Desa.

Penulis : Rico S.

print

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top