Sumatera Selatan

Plt Bupati Muara Enim Ajak Warga Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif


SUMSEL, IGLOBALNEWS.CO.ID – Aksi unjuk rasa yang berujung dengan tindakan anarkis yang dilakukan warga Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim Jum’at dini hari langsung disikapi oleh Plt Bupati Muara Enim,H Juarsah,SH dan didampingi oleh Kapolres Muara Enim, AKBP Donni Eka Syaputra,SH,SIK,MM serta beberapa pejabat Pemkab lainnya, Plt Bupati Muara Enim turun langsung untuk menemui warga di Kantor Desa Segayam, Gelumbang, Jum’at (22/05/2020).

Dihadapan warga, Juarsah berharap agar masyarakat dapat untuk bersabar terkait perihal data bantuan dari Kemensos maupun BLT dan Dana Desa yang diperuntukan bagi masyarakat di masing-masing Desa.

“Terkait data yang menerima Bansos merupakan data lama yang masih muncul dari pusat tersebut, karena ada data yang keluar dari Dinas Sosial data yang lama. Ini akan kita perbaiki untuk kedepannya,dan pada bulan Juli nanti pada Kemensos data sudah valid untuk bantuan seperti, PKH, BPNT, BST maupun jenis bantuan lainnya,” terang Plt Bupati Muara Enim.

Selanjutnya, Juarsah juga mengimbau, untuk data yang sudah valid nanti agar diumumkan kepada masyarakat.

“Kami minta harus diumumkan kepada masyarakat agar tidak terjadi salah paham dan sengaja untuk mengajak para Camat bersama pihak terkait lainnya untuk pro aktif memantau dan mengawasi perkembangan situasi Desa,” tegasnya.

Apalagi ini situasi Covid-19 marilah kita sama-sama untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif,” imbau Plt Bupati orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang ini.

Semenrara itu Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra,SH,SIK,MM menegaskan, peristiwa anarkis yang terjadi dirumah Kades Desa Segayam pada Kamis malam adalah untuk terakhir dan pihak dari Kepolisian tidak segan-segan untuk menindak tegas jika terjadi lagi anarkis.

Baca Juga  Instansi Pemerintah Kabupaten Muara Enim Senam Bareng Kodim 0404/M.Enim

“Kita mengimbau jika ada lagi tuntutan dari warga atas adanya dugaan seorang Kades yang menurut warga menyelewengkan anggaran Dana Desa saat ia menjabat sebaiknya dilaporkan ke pihak Inspektorat dan pihak Kepolisian dan kita bisa menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat dan jika terbukti melanggar hukum akan kita ungkap,” imbau AKBP Donni.

Penulis : Edi pirang.

print

Berita Populer

To Top