Kalimantan Selatan

Isu Belasan Hingga 41 Karyawan MDS Terjangkit Corona Dibantah Manajemen

on


BANJARBARU, IGLOBALNEWS.CO.ID – Matahari Department Store (MDS) Q Mall Banjarbaru diterpa isu miring di medsos bahwa belasan bahkan 41 karyawannya terserang Covid-19. Manajemen MDS pun langsung membantahnya.

Pada Kamis 21 Mei 2020, Setiawan, manajer MDS di Q Mall mengatakan, isu yang dihembuskan orang tak bertanggung jawab tersebut sempat beredar di medsos baik di WA maupun FB juga Instagtram. “Sekali lagi kami tegaskan bahwa isu itu tidak benar dan pihak berwajib sedang menelusuri asal hoax tersebut,” ujarnya.

Menurutnya fakta yang sebenarnya adalah bahwa S salah satu karyawannya dinyatakan positif oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat pada 19 Mei 2020 di mana memang S sejak 10 Mei 2020 dirumahkan karena terdeteksi oleh manajemen mengalami keluhan badan tidak nyaman dan kesulitan di indera perasa (lidahnya). “Jadi sejak itu S tidak beraktivitas sudah puluhan hari di MDS. S disarankan menjalani pemeriksaan di satu puskesmas dan menjalani larantina mandiri sebelum akhirnya dinyatakan positif Covid-19,” imbuhnya.

“Isu puluhan karyawan itu tidak betul. Yang betul satu orang non aktif. Kita bisa menjamin protap pencegahan Covid-19 di internal dan juga eksternal. Setiap karyawan wajib menggunakan masker dan  mencuci tangan serta menjaga jarak dan kami mencatat suhu tubuh karyawan secara rutin tiap hari. Kami juga wawancara kalau-kalau ada keluhan yang mirip gejala Covid-19,” cetusnya.

Di kasir memakai mika dan di loket juga ada plastik transparan sebagai proteksi. Pengunjung MDS juga dibatasi jumlahnya, jaraknya dan wajib pakai masker.

Pembatasan juga dilakukan di musholla di mana sejadah dan mukena harus disiapkan sendiri oleh karyawan. Bahkan  pemyemprotan disinfektan rutin dilakukan di lokasi.

Senada manajer Q Mall Indra juga mengatakan bahwa pihaknya sudah jauh hari menetapkan 10 protokol keamanan untuk pencegahan Covid-19 di area Q Mall yang dipenuhi waralaba tersebut. Meski buka secara terbatas pihak Mall telah dengan ketat menyeleksi pengunjung baik wajib masker maupun pengecekan suhu tubuh.

Baca Juga  2.000 Orang Deklarasi Dukung Pengamanan Pelantikan Presiden

Sementara Sawab dari Sat Tipiter Polres Banjarbaru menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Kalsel untuk menelisik berita di medsos yang mengandung hoax. “Kami berharap agar netizen tetap bijak bermedsos karena bagi yang sengaja menyebar hoax dipidana dengan UU ITE yang ancaman hukumannya lebih 10 tahun penjara,” ungkapnya.

Rekan Sawab, Oky juga menambahkan pihaknya sudah beberapa kali mengupayakan pendidikan jurnalistik bagi admin grup-grup medsos dengan harapan bisa selektif dalam menyebarluaskan informasi, namun sayangnya hanya segelintir yang berniat memperbaiki kualitas pengetahuan jurnalisme maupun ITE.

Penulis : Adi.

print

About Media iGlobalNews

Media online iGlobalNews adalah media informasi dan inspirasi. Media iGlobalNews mengabarkan berita secara cepat, tepat, terpercaya dan memberikan sajian secara aktual, tajam dan kredibel.

Recommended for you