Lombok

Corona Menggurita, Crisis Centre Covid-19 Kampung Bahagia Bergerak Bersama Warga


LOMBOK TIMUR, IGLOBALNEWS.CO.ID – Dampak dari wabah Virus Covid-19 semakin menggurita dan menjadi momok menakutkan bagi semua warga dan semua lini kehidupan. Dan mengundang empati semua pihak untuk ikut peduli atasi pandemi tersebut.

Begitu halnya, yang dilakukan para pegiat kemanusiaan Crisis Centre Covid-19 Kampung Bahagia Lombok Timur (Lotim), juga ikut andil dalam kegiatan kemanusiaan dalam pencegahan Virus mematikan itu.

Koordinator Umum, Crisis Centre Covid-19 Kampung Bahagia Lotim, dr.H.Kurnia Akmal saat konfrensi pers dengan para insan pers Lotim, di Sukamulia pada Rabu (22/04/2020).

Dalam keterangan persnya, Kurnia Akmal menyatakan, berdasarkan data dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Lonjakan jumlah kasus positip Covid-19 khususnya di Bumi Patuh Karya terus terjadi, berdasarkan update terakhir, tanggal, 21 April 2020 secara keseluruhan, tercatat 108 orang terkonfirmasi positip dengan rincian 94 orang dalam perawatan, 11 orang sembuh dan 4 orang meninggal dunia.

Dari jumlah tersebut, terdapat 185 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 847 Orang Dalam Pemantauan(ODP) dan 108 konfirmasi positip dari hasil tes SWAB dari 38% (persen) PDP. Dan masih ada 62% PDP belum selesai Screening sehingga dapat diprediksi.

Lanjut Kurnia Akmal, dari data tersebut artinya wabah tersebut bisa saja mengalami kenaikan dan jika tidak serius maka masalah yang timbul akan semakin besar. Tentunya biaya dalam penanganan pandemi ini juga semakin besar.

“Kita harapkan, kepada Pemda sebagai pemangku kebijakan, agar lebih serius dalam penanganan yang cepat, tepat dan berkesinambungan untuk mencegah mata rantai penyebaran pandemi,” ucap mantan Ketua KNPI Lotim.

Mengakhiri statemen nya, Kurnia Akmal menghimbau, agar senantiasa semua pihak tidak menjadi korban dari pandemi yang semakin menggurita.

Baca Juga  Membedah Faham Radikal dari Sudut Pandang Laskar Majelis Mujahidin

“Penanganan wabah ini, tidak cukup dengan yang dilakukan Pemda saat ini, semua pihak dan semua warga harus ekstra waspada dalam memutus mata rantai dari pandemi mematikan itu,” tandasnya.

Reporter : Jhon

print

Berita Populer

To Top