Sulawesi Tengah

Volume Sampah Capai 40 Ton Sehari, Camat Bahodopi : Solusinya Harus Ada TPA

Photo Tahir SE, Camat Bahodopi.

Photo Tahir SE, Camat Bahodopi.

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Camat Bahodopi Tahir SE, menyebut bahwa  produksi sampah di Kecamatan Bahodopi mencapai 40 ton lebih dalam sehari, sementara sarana dan prasarana belum memadai termasuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) belum tersedia.

Penanganan Permasalahan sampah ini perlu diseriusi oleh pemerintah daerah agar diadakan Tempat pembuangan sampah (TPS) dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Bahodopi.

Hal ini disampaikan camat Bahodopi kepada sejumlah awak media sa’at usai melaksanakan bakti sosial pada minggu, (23/02/2020) di Desa Labota Kecamatan Bahodopi.

Menurut Camat Bahodopi, volume sampah tersebut dipicu berdasarkan pertumbuhan penduduk di Kecamatan Bahodopi yang sudah mencapai sekitar 90.000 jiwa.

Dengan hitungan pruduksi sampah per individu rata- rata 0,5 kilogram dalam sehari dilakukan dengan jumlah penduduk yang ada, itupun belum termasuk sampah dari pengusaha warung, katanya.

Secara otomatis angka tersebut sudah tidak keliru lagi kalau kita mengasumsikan dengan jumlah tonase 40 ton sampah perhari/rincinya.

Namun kita sudah coba mengevaluasi dari kegiatan Baksos pertama pada bulan November lalu, kita lihat volume sampah sudah menurun drastis sebelum kita lakukan beberapa kali kegiatan baksos.

Photo Camat Bahodopi SE, terlibat langsung dalam baksos pembersihan sampah.

Photo Camat Bahodopi SE, terlibat langsung dalam baksos pembersihan sampah.

Contohnya di Desa Lalampu, Keurea, Bahodopi dan Bahomakmur, Fatufia dan desa Labota dan kita sudah dapat simpulkan bahwa, ” kesadaran masyarakat seutuhnya dalam mengelola sampah sudah mulai tumbuh, namun kita tidak boleh berhenti sampai di sini.”

” untuk saat ini masyarakat masih terbatas menangani sampahnya karena belum tersedia TPA.”

Olehnya, harus terus dilakukan edukasi kepada masyarakat hingga keadaan itu menjadi kebiasaan yang melekat pada diri pribadi tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan penanganan persampahan di lingkungan masing- masing.

Baca Juga  Bupati Morowali: Bersama TMMD Membangun untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Disisi lain dengan waktu yang tidak terlalu lama sudah ada TPS dan TPA sehingga sampah tidak lagi menjadi masalah dan sudah terkendali dan terkelola serta tertata dengan baik sesuai dengan ketentuan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

Sekali lagi Saya berharap, ” kedepan sarana dan prasarana persampahan sudah ada dari Dinas lingkungan hidup, harap camat Bahodopi.

” Mari kita sama- sama menerbitkan solusi bagaimana permasalahan sampah di kecamatan Bahodopi ini bisa kita selesaikan secara bersama sama,” pintanya.

Sementara masyarakat juga dihimbau untuk mengelola sampah dengan bijak, karena lagi- lagi sepenuhnya tidak bisa kita salahkan juga masyarakat karena infrastruktur persampahan belum tersedia. Imbuhnya.

Peliput : Abd Rahman Tanra.
Editor : A Jueni.

print

Berita Populer

To Top