Hukum

Tiga Pelaku Rekondisi iPhone Android 1.697 Unit Siap Jual di Sidangkan di PN Tangerang

Photo PN. Tangerang sidangkan pelaku Rekondisi 1.697 iPone rusak asal Singapura.

Photo PN. Tangerang sidangkan pelaku Rekondisi 1.697 iPone rusak asal Singapura.

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Sidang pelaku Rekondisi 1.697 iPone yang diotaki tiga terdakwa, Ricky, Remon dan Jonson, siap jual melalui aplikasi Online, mulai di sidangkan Pengadilan Negeri Tangerang. Kamis (13/02/2020). yang di ketuai majelis hakim, Suprapti yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PN. Tangerang.

Para terdakwa ditangkap Satreskrim, Polres Tangerang di Ruko Boulevard Blok E Ciakar, Kabupaten Tangerang, Minggu (17/11/2019) sedang memperbaiki, merakit dan merekondisi Hp iPhone rusak yang di inport dari Singapura.

Saksi Polisi yang menangkap ketiga terdakwa, mengatakan iPhone yang rusak di inpor dari Singapura tanpa dilengkapi izin impor, yang dikirim melalui jalur laut sampai di indonesia direkondisi dengan mengganti komponen dan suku cadang yang atidak sesuai aslinya.

iPone yang rusak di perbaiki dan diganti mesin dan kesingnya IMEI di cetak seakan- akan Hp iPone asli dan kemudian dijual ke berbagai toko online, dengan membandrol harga antara Rp.300- 400 ribu/unit melalui Toko Pedia dan buka lapak.

Dari keterangann saksi di persidangan Polisi berhasil mengamankan 1.697 unit iPhone, berbagai tipe, 4 unit solder, 1 alat servis, 1 unit mesin pencetak IMEI, 1 unit laptop, 1 unit power supply, dan ratusan dus iPhone palsu, yang siap jual lengkap dengan kotak dusnya.

Tiga pelaku rekondisi iPone mulai disidangkan di PN.Tangerang, Kamis 13 / 2 / 2020

Photo Tiga pelaku rekondisi iPone mulai disidangkan di PN.Tangerang, Kamis (13 /02/2020).

Jaksa Penuntut umum, Ramdani dan Dian, dari Kejaksaan Negeri Tigaraksa, menjerat ketiga terdakwa dengan pasal berlapis, Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf f dan j, UU No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

UU No 7 Tahun 2014 Pasal 104 dan 106 tentang Perdagangan, dan Pasal 120 ayat (1) Undang-Undang No 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian, Pasal 52 Undang-Undang No 36 Tahun 1999 tentang, Telekomunikasi.

Baca Juga  Dinkes Himbau Masyarakat Waspadai Virus DBD di Musim Penghujan

Pasal 3, 4, dan 5 Undang-Undang, No 8 Tahun 2010, Tentang Tindak Pidana Pencegahan dan Pencucian Uang. (TPPU) dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Penulis : JP. Dasauha.
Editor : A Jueni.

print

Berita Populer

To Top