Sulawesi Tengah

PT. Ang And Fang Brother Genjot Lokasi Persiapan Pembangunan Smelter dan Reklamasi

Photo Nicolas Hamdani (site manager )  PT. Ang And Fang Brother.

Photo Nicolas Hamdani (site manager ) PT. Ang And Fang Brother.

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – PT.Ang And Fang Brother akan membangun smelter pemurnian biji nickel di Desa Lalampu Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali dalam waktu dekat ini.

Saat ini pemerataan lokasi pembangunan smelter seluas 60 hektar sedang digenjot dan volume pekerjaan sudah mencapai 22.40% (persen).

Selain itu, pelaksanaan reklamasi lahan pasca tambang seluas 12.45 hektar juga menjadi focus kegiatan saat ini.

Menurut Site Manager PT.Ang And Fang Brother ,Nicolas Hamdani, mengatakan, saat ini kami focus kepada dua kegiatan yaitu pemerataan lahan untuk persiapan konstruksi smelter.

Menurut Nicolas progres pekerjaan saat ini sudah mancapai 22,40% berdasarkan verifikatur dari kementerian beberapa waktu lalu dan iru telah dituangkan dalam berita acara.

Menurut tim Verifikatur bahwa progres pekerjaan untuk persiapan lahan smelter sudah mencapai 22,40%, katanya.

Untuk pembangunan smelter kami seriusi sekarang karena verifikatur sudah dua kali datang survei progres lahan persiapan lokasi smelter. bahkan kami sudah di undang dari kementerian

Olehnya, untuk pembangunan smelter, kedepan sudah diharapkan selesai dua tahun kedepan.

Untuk proses reklamasi lahan pasca tambang, kami ditargetkan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) seluas 12,45 hektar dalam waktu selama tiga tahun kedepan dan kami sudah mulai reklamasi tahun 2019 kemarin.

Inspektur tambang dari kementerian ESDM Provinsi sudah melihat langsung di lapangan kondisi lahan yang sedang direklamasi.

Setelah melihat proses dan progres pekerjaan reklamasi maupun bibit kayu yang telah ditanam di lahan pasca tambang, Pihak inspektur tambang menyarangkan untuk dipertahankan karena menurutnya sudah cukup bagus, termasuk pemeliharaannya serta pupuk yang digunakan sangat bagus, ungkap Nicolas Hamdani.

Baca Juga  Bupati Morowali Komitmen akan Berikan Kesejahteraan Bagi Guru Honorer

Terkait yang berhubungan dengan lingkungan hidup, Nicolas Hamdani menuturkan, bahwa baru baru ini juga ada survei dari Dinas Lingkungan Hidup.

Ada dua target yang akan kami kejar dan kita sudah sepakat dengan pihak Dinas lingkungan hidup yaitu, pembenahan kolam sedimentpon.

Dinas lingkungan hidup minta untuk di benahi lagi sedikit, mereka minta dilakukan penambahan bolder agar air buangan yang keluar kwalitasnya bisa lebih baik lagi, katanya.

Kami juga sementara menunggu rekomendasi dari Dinas lingkungan hidup untuk pembangunan tempat penimbunan sementara limbah bahan bakar berbahaya.

Saat ini sudah dibangun pondasinya dan sudah di tinjau oleh dinas DLH. Nanti setelah volume pembngunannya sudah mencapai 50 persen, maka DLH akan mengeluarkan rekomendasi untuk ke Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu untuk proses penerbitan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), terang Nicolas.

Kami sadari bahwa setiap untuk bangunan permanen yang dibangun diatas tanah maka wajib memiliki Ijin Mendirikan Bangunan apalagi sebelumnya memang sudah disosialisasikan oleh Dinas Penanaman modal, Perizinan terpadu satu pintu (DPM PTSP).

Ditambahkan Nicolas, saat ini luas IUP PT Ang And Fang sekitar 700 hektar dan kedepan akan diupayakan penambahan lahan cadangan mengingat dunia pertambangan adalah investasi jangka panjang.kata Site Manager PT Ang And Fang Nicolas Hamdani.

Hal ini diungkapkan Site Manager PT. Ang And Fang Brother, Nicolas Hamdani kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya pada rabu, (12/02/2020).

Peliput : Abd Rahman Tanra.
Editor : A Jueni.

print

Berita Populer

To Top