Hukum

Penyidikan Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi PT. AJ, JAMPidsus Periksa 14 Saksi

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejagung RI Adi Toegarisman.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejagung RI Adi Toegarisman.

JAKARTA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung RI, kembali melakukan pemeriksaan terhadap 14 saksi terkait dugaan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT. Asuransi Jiwasraya (persero).

Pemeriksaan terhadap Ke- 14 orang saksi ini adalah pemeriksaan lanjutan dari pemeriksaan 4 Februari lalu, Para saksi ini digolongkan menjadi dua kelompok yaitu, kelompok yang terdiri dari 12 orang saksi yang menyatakan keberatan rekeningnya diblokir dan meminta blokirnya dibuka, dan kelompok yang terdiri dari satu orang saksi Konsultan Hukum PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) yang memberikan pendapat hukum atas investasi Reksadana, berbentuk kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas Tahun 2008-2014.

“Dengan biaya pendapat hukum tersebut sebesar Rp3,9 Milyar dan diduga terdapat kekurangan bukti-bukti serta referensi yang mendasari pendapat hukum, metode kerja, dan prosesnya,” ungkap Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono SH,MH dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (07/02/2020).

Mereka adalah Mahesh Gagandas Lalmalani, Bachtiar Effendi, Yongky Teja, Kurniadi Pratama Abad, Decy Sofjan, Roni Subagio, Katherine Widjaja, Janni, Favithar Harjani, Wilianto Poaler, danLingga Herlina serta Felix Christian, dimana keduanya merupakan Komisaris dan Direktur Utama PT. Angkasa Bumi Mas.

“Untuk kedua saksi lainnya yaitu Irfan Melayu dan Andi Asmoro Putro, keduanya merupakan mantan Konsultan Hukum PT. Asuransi Jiwasraya, sehingga yang diperiksa hanya Irfan Melayu saja,” jelas Kapuspenkum Kejagung RI, Hari Setiyono.

Paska Joko Hartono Tirto (JHT) ditetapkan sebagai Tersangka baru, pemeriksaan diintensifkan dengan memanggil dan memeriksa pihak-pihak terkait sebagai saksi maupun ahli, guna mencari fakta hukum serta mengumpulkan bukti-bukti yang diharapkan dapat itu membuat tindak pidana yang terjadi, terungkap secara terang benderang.

Baca Juga  Mendagri : APIP Jangan Takut Sampaikan Hasil Pengawasan dan Pemeriksaan

Hingga saat berita ini diturunkan, saat ini masih ada beberapa pemeriksaan saksi yang masih berlangsung sejak siang.

Penulis : Richard Aritonang.
Editor : A Jueni.

print

Berita Populer

To Top