Jakarta

Pelaku Kejahatan Seksual Tehadap Anak di Sarolangun Jambi Dibantu Sang Istri

Photo diambil dari google.

Photo diambil dari google.

JAKARTA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Kejahatan Seksual terhadap anak dengan berbagai modus di Indonesia terus terjadi. Baik anak sebagai korban juga sebagai saksi pelaku. Ada banyak anak di berbagai daerah menjadi korban kejahatan seksual dari orang sekitar dan orang terdekat anak, Rabu (15/01/2020).

Entah setan apa yang telah merasuki RW (17) dan istrinya MR (16) Pasutri dibawah usia ini tega melakukan pemerkosaan terhadap Putri (16) nama bukan sebenarnya yang tak lain adalah temannya sendiri.

Mengingat pasangan suami istri masih tergolong usia anak, atas perbuatan bejad ini RW dan MR terancam pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 10 tahun, demikian disampaikan Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak), Arist Merdeka Sirait kepada sejumlah awak media di Studio Komnas Anak TV di Jakarta Timur Rabu (15/01/2020) menanggapi maraknya kekerasan seksual yang dilakukan anak sebagai pelaku.

Perbuatan bejat suami istri ini adalah perbuatan diluar akal sehat manusia dan luar biasa.

Menurut keterangan pelaku kepada Sat Reskrimum Polres Sarolangun, selain kejahatan seksual ini direncanakan dan difasilitasi istri pelaku, dalam kejahatan seksual pelaku juga melalukan ancaman dengan kekerasan, pemaksaan, ancaman pembunuhan, sesungguhnya pelaku dapat diancam dengan hukuman penjara minimal 10 tahun bahkan dapat diancam dengan hukuman seumur hidup namun karena usia pelaku masih dibawah usia maka ancaman hukumannya tidak lebih dari 10 tahun, padahal tindakan pelaku sangat diluar akal sehat manusia dan sangat bejat.

Lebih miris lagi MR justru membantu suaminya dalam melakukan aksi kekeradan seksual dan ikut membantu melepaskan pakaian korban sehingga suaminya leluasa melakukan kekerasan seksual yang pada akhirnya berhasil merenggut kegadisan korban.

Baca Juga  IFPBA Susun Standar Global CP3S dan CP3LS

Saat kejadian itu korban tak kuasa melawan perlakuan pasangan suami tersebut karena jika menolak permintaan pelaku dan melawan korban diancam akan dibunuh.

Kejadian biadab ini berawal pada awal tahun (01/01/2020) sekitar pukul 14:00 WIB, di semak-semak bawah pohon sawit milik warga di Desa Dusun Dalam, Kecamatan Bathin VIII, Sarolangun, Jambi.

MR tak lain istri pelaku menjemput korban untuk diajak jalan-jalan ke Ancol Sarolangun. Tidak lama kemudian mereka pergi berangkat ke daerah dusun Dalam, Kecamatan Bathin VIII, Sarolangun.

Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pelaku langsung membekap mulut korban dari belakang dengan melontarkan ancaman kekerasan dan pembunuhan korban jika tidak mau melayani nafsu bejat pelaku.

print

Laman: 1 2 3

Berita Populer

To Top