Leaderboard Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali HUT Morowali Pemkab
Sulawesi Tengah

Putra Bonewa Tegaskan Tolak Kehadiran Alfamidi di Morowali

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Rencana kehadiran Alfamidi di Kabupaten Morowali menuai kontroversi.

Kontroversi ini terjadi antara legislatif dengan eksekutif, bahkan ramai disoroti dari berbagai kalangan di media sosial.

Perdebatan sengit terjadi di ruang Komisi II DPRD Morowali saat pertemuan antara pihak manajemen Alfamidi beberapa waktu lalu.

Pertemuan tersebut dihadiri pihak Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) dan perwakilan pedagang kecil Morowali yang difasilitasi DPRD Morowali.

Anggota DPRD Morowali dari Partai Perindo, Putra Bonewa dengan tegas menyatakan sikapnya untuk tetap berpihak di barisan para pedagang menolak kehadiran Alfamidi di Kabupaten Morowali.

Putra Bonewa menegaskan bahwa meskipun tergabung dalam Fraksi NasDem yang notabene merupakan pendukung pemerintah, dirinya tak ingin mengecewakan rakyat yang tidak setuju dengan kehadiran Alfamidi.

Hal ini dikarenakan, menurutnya akan mematikan usaha kecil yang berada di wilayah Kabupaten Morowali.

Putra Bonewa juga mengatakan, bahwa yang mengantarkan dirinya dan bupati bisa duduk di legislatif dan eksekutif adalah suara dati rakyat termasuk para pedagang kecil, bukan manajemen Alfamidi.

Putra Bonewa juga menuturkan, dengan masuknya Alfamidi, secara tidak langsung tidak lagi sejalan dengan slogan TAHAJUD (Taslim-Najamudin) saat masa kampanye Pilkada 2018, yakni “Sejahtera Bersama”.

“Masalah selisih harga mungkin tidak terlalu jauh, namun Alfamidi kan punya sponsor dan modal besar dalam group untuk bisa memberikan harga promo, ditambah lagi dengan fasilitas yang nyaman di ruang belanja ber-AC. Inilah yang akan mematikan usaha kecil seperti kios-kios dan toko-toko kecil,” Tandasnya

“Perlu diingat bahwa saya duduk di DPRD atas suara dari rakyat kecil, termasuk pedagang kecil. Begitu pun Pak Bupati, dan saya juga adalah tim sukses beliau. Kalau dibiarkan Alfamidi masuk, maka saya rasa ini tidak sesuai lagi dengan slogan Sejahtera Bersama,” tutur Putra Bonewa.

Baca Juga  Pejabat Bupati Morowali Sebut, "Pers Agen Perubahan"

“Akan lebih baik jika pusat perbelanjaan seperti Mall yang masuk, karena hanya terpusat pada satu tempat, dan menandakan adanya perkembangan kota di Morowali,” tambahnya.

“Kalau Mall yang masuk, saya mungkin lebih setuju dibanding Alfamidi, karena Mall itu hanya terpusat pada satu tempat saja. Tapi kalau Alfamidi, akan masuk masing-masing sekitar lebih dari 5 titik di Kecamatan Bungku Tengah, Kecamatan Bahodopi, Kecamatan Witaponda dan lain-lain,” jelas Putra Bonewa.

“Pimpinan Daerah selaku penentu kebijakan tak memberikan izin kepada Alfamidi dan tetap berpihak kepada rakyat, khususnya para pedagang kecil,” harap Putra Bonewa.

Hal ini disampaikan Putra Bonewa kepada media ini Minggu (1/12/2019) di Bungku.

Dalam sebuah rekaman video terlihat saat dialog sempat terjadi adu mulut antara Putra Bonewa dengan pihak DPM-PTSP dan manajemen Alfamidi, termasuk salah satu anggota DPRD lainnya, Agus Wiratno dari Partai Gerindra.

Peliput: Abd Rahman Tanra.
Editor: Dny.

print

Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali HUT Morowali PT IMIP HUT Morowali Pemkab Iklan Kecamatan Bahodopi HUT MOrowali ke-20

Berita Populer

To Top