Jakarta

Mantan Bupati Kolaka Ditangkap Tim Intelijen Kejagung RI


JAKARTA, IGLOBALNESW.CO.ID – Pelaku kejahatan tindak pidana korupsi yang juga mantan bupati Kolaka, Buhari Matta, diamankan tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, sekitar pukul 14.30 WITA (7/12/2019).

Terpidana kelahiran Soppeng Sulawesi Selatan 66 tahun silam ini tersangkut korupsi dalam jual-beli Nikel Kadar Rendah antara pemerintah Kabupaten Kolaka dengan PT Kolaka Mining Internasional yang menyebabkan kerugian Negara Rp.24, 183 milyar.

“Putusan Kasasi Mahkamah Agung RI.Nomor : 755 K / Pid.Sus / 2014 tanggal 25 Maret 2015 menyatakan perbuatan terpidana DR. H. Buhari Matta SE, M.Si, terbukti secara sah dan meyakinkan, melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana pasal 2 ayat (1) UU.RI.NO.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. UU.RI.NO.20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak PIdana Korupsi.

MA RI memvonis mantan bupati Kolaka ini, empat tahun dan enam bulan penjara dan denda Rp500 juta dengan ketentuan, apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan” terang Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) RI Dr. Mukri SH, MH dalam keterangan persnya, Minggu (8/12/2019) di Jakarta.

Buhari Matta, menurut Mukri, merupakan pelaku kejahatan ke – 367 yang terkategori sebagai tersangka, terdakwa, dan terpidana, yang berhasil diamankan sejak program Tabur (tangkap buron) 32.1 diluncurkan oleh Kejaksaan tahun 2018. Hingga awal Desember 2019, sebanyak 367 orang telah berhasil diamankan oleh Kejaksaan RI dari berbagai wilayah Kejaksaan di Indonesia.

“Saat ini terpidana mantan Bupati Kolaka tersebut sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Makassar untuk menjalani masa hukumannya” imbuh Kapuspenkum Kejagung RI ini.

Penulis : Richard Aritonang.
Editor : A jueni.

print

Berita Populer

To Top