Leaderboard
Hukum dan Kriminal

Indentitas Mayat Diganduli Karung Pasir di Tangerang Terungkap, Pelaku Akui Bermotif Dendam

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Identitas mayat yang diganduli karung pasir pada 15 Desember lalu akhirnya terungkap.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Abdul Karim didampingi Kasat Reskrim Kompol Burhanudin dalam konferensi pers yang digelar di Aula Mapolres Metro Tangerang, Jumat (27/12/2019) sore.

“Indentitas korban kini sudah terungkap, pelaku juga sudah kami amankan,” jelas Kapolres dalam keterangan persnya.

Dikatakannya, kasus pembunuhan ini terungkap berkat penyelidikan petugas melalui saksi-saksi dan keterangan dari keluarga korban serta hasil forensik.

“Setelah adanya laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat tak dikenal di sebuah kali kecil bekas galian pasir di wilayah Paku Haji 15 Desember lalu. Kemudian setelah ada laporan tersebut, saya perintahkan anggota untuk mengadakan penyelidikan,” ujar Kapolres.

Masih kata Kapolres, dari hasil penyelidikan, terungkap korban berjenis kelamin pria tersebut bernama Diran, warga Kampung Gaga, Desa Kiara Payung, Kecamatan Paku Haji.

“Dari penyelidikan, akhirnya diketahui korban bernama Diran, warga Kampung Gaga, Kecamatan Paku Haji. Setelah indentitas korban diketahui dan dilakukan pendalaman penyelidikan, tak lama anggota kami berhasil mengamankan pelaku berinisial KS,” terangnya.

Dari pengakuan pelaku KS, pembunuhan itu terjadi lantaran dendam dan sakit hati terhadap korban.

KS sebelumnya diketahui sebagai rekan bisnis korban. Namun belakangan, KS merasa sakit hati. Pasalnya, keuntungan hasil kerja sama menjual miras sebesar Rp 2.200.000 tak dibayarkan oleh korban.

Kemudian untuk melampiaskan dendam dan sakit hatinya, KS mengatur siasat. KS berpura-pura mengajak korban minum-minuman keras. Tanpa curiga, korban mengikuti ajakan KS. Saat korban sedang dalam keadaan setengah sadar akibat Miras, dari arah belakang KS memukul bagian kepala korban dengan cangkul yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Baca Juga  Pemkot Tangerang Gelar HUT PGRI dan HGN

Mengetahui korban tegeletak tak bernyawa, kemudian mayat korban dibuang ke kali dan sebelumnya mayat tersebut diikat oleh KS dengan karung pasir dengan maksud agar mayat korban tenggelam.

Namun, di hari ketiga, usai KS membunuh korban, mayat korban ditemukan warga mengambang di kali kecil bekas galian pasir di daerah Kampung Keronjo, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Selanjutnya temuan tersebut dilaporkan warga ke Polsek Pakuaji Resort Metro Tangerang.

“Tersangka SK dijerat dengan pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana ancaman hukumannya seumur hidup,” pungkas Kapolres.

Penulis: Jfr.
Editor: Dny.

print

Berita Populer

To Top