Tangerang

Dilarang Masuk Meliput Pelantikan Kades, Beberapa Wartawan Merasa Kebebasan Pers Dikebiri

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – sebanyak 153 Kepala Desa terpilih di Kabupaten Tangerang resmi dilantik di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Rabu (11/12/2019).

Meskipun awal rencana pelantikan akan dilaksanakan pada tanggal 17 Desember nanti ,namun di majukan menjadi tanggal 11 Desember 2019.

Acara pelantikan yang dipimpin langsung Bupati Kabupaten Tangerang sempat menuai kekecewaan para pemburu berita yang dilarang masuk oleh sejumblah aparat keamanan guna melakukan peliputan.

Seperti yang terjadi kepada Samudi dan rekan- rekan media lainnya yang mengalami pelarangan masuk untuk meliput acara pelantikan Kades terpilih mengatakan Kebebasan Pers seakan sudah dikebiri,

“Ini salah satu bentuk pengkebirian terhadap kebebasan pers untuk memperoleh informasi yang akan menjadi suatu karya kami untuk menyampaikan informasi kepada publik,” tuturnya, Rabu (11/12/2019).

Samudi menegaskan, “Jelas ini melanggar Undang- undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, tentang kebebasan Pers,” tegasnya

Terkait adanya pelarangan masuk untuk peliputan pelantikan Kepala Desa terpilih, menurut Adiyat Nuryasin,Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD), yang pada saat itu didampingi, Mas Yoyon Suryana selaku Sekertaris Dinas (Sekdis) DPMPD, dan Kepala Bidang Pemerintah Desa (Kabid Pemdes), menurutnya hal itu tidak ada intruksi dari Pemdes melarang atau membatasi media untuk melakukan peliputan,

“Tidak ada intruksi dari Pemdes untuk pelarangan dan membatasi awak media dalam peliputan,” ungkapnya, Rabu (11/12/2019).

Adapun kejadian ini, Adiyat Kepala Dinas DPMPD sangat menyayangkan,dan memohon maaf kepada awak media,

“Kami atas nama pihak Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pemerintah Desa Kabupaten Tangerang sangat menyayangkan kejadian itu, dan kami memohon maaf kepada segenap awak media,” ucapnya

Lanjut Adiyat menjelaskan,terkait adanya larangan masuk terhadap Pers, dirinya mengarahkan untuk konfirmasi kepada keamanan yang terdiri dari beberapa unsur, seperti Pol PP, Polri, dan TNI,

Baca Juga  Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Miliki 239 Kg Sabu, Disidangkan di PN Tangerang

“Pada prinsipnya kami tidak pernah memberikan intruksi kepada keamanan untuk melarang media dan membatasi media dalam peliputan, akan tetapi apabila itu terjadi silahkan teman teman media tanyakan langsung kepada pihak keamanan yang dikoordinasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja,” tandasnya.

Sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Bambang Mardi Sentosa saat dikonfirmasi dirinya mengatakan, “itu sudah Protap dari keamanan,” katanya saat dihubungi via telpon.

Lanjut Kasat Pol PP menjelaskan, prosesi pelantikan itu harus tertib dan tenang sehingga yang diperkenankan masuk kedalam GSG itu yang memegang undangan,

“Prosesi pelantikan itu harus tertib dan tenang, sehingga yang diperkenankan masuk kedalam indor GSG yaitu pemegang undangan, ya kalau media memegang undangan pasti kami ijinkan, itu Protap pengamanan TNI, Polri, dan Satpol PP,” jelasnya Bambang Mardi Sentosa.

Penulis : Sigit.
Editor : A Jueni.

print

Berita Populer

To Top